Senin, 17 Pebruari 2020 21:22

Corona, Apotek di Bengkalis Kehabisan Stok Masker

Dipicu penyebaran virus corona asal China, ternyata juga mempengaruhi persediaan masker di Kota Bengkalis. Sejumlah apotek mengaku sudah tidak menjual jenis pelindung mulut dan hidung itu karena kehabisan.

Riauterkini-BENGKALIS- Munculnya virus corona asal Wuhan, China kemudian menyebar ke sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, ternyata juga memicu hilangnya penjualan pelindung mulut dan hidung atau masker, khususnya di Kota Bengkalis oleh sejumlah apotek.

Informasi yang diperoleh, bahwa persediaan masker untuk dijual ke masyarakat karena beberapa pemasok atau perusahaan pembuat masker mengekspor ke China dan Singapura.

"Masker putus semenjak ada virus corona, sedangkan dari pihak perusahaan yang biasa ngirim juga putus," ungkap Evrizal, salah satu penjual masker di apotek yang ada di Jalan Sudirman, Kota Bengkalis, Senin (17/2/20).

"Masker kosong sudah lebih dari dua minggu, diborong orang. Mungkin yang dari Bengkalis ke Batam atau Singapura," katanya lagi.

Sementara itu, menurut dr. Morison Bationg Sihite pemilik apotek di Jalan Ahmad Yani juga mengakui penjualan masker mengalami kelangkaan. Padahal masyarakat Kota Bengkalis juga membutuhkan masker ini.

"Masker putus, sudah lama, masyarakat banyak yang mencari tapi barangnya tidak ada," ungkap dr. Moris.

Anggota DPRD Bengkalis ini juga menyebutkan, memang ada perusahaan-perusahaan yang menjual masker tersebut namun dengan harga yang sudah tidak normal lagi.

"Contohnya, harga masker sebelumnya hanya Rp43 ribu per kotak dan sekarang menjadi Rp250 ribu perkotak. Justru itu kita dari pihak apotek tidak berani membelinya. Jika kami membeli nanti akan dianggap menjualnya terlalu tinggi," imbuhnya.***(dik)

foto ilustrasi

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang