Sabtu, 15 Pebruari 2020 16:07

Sebidang Tanah di Air Jamban, Bengkalis Jalani Sidang Lapangan

Sengketa agraria kembaki terjadi di Mandau, Bengkakis. Kepemilikan sebidanh tanah di Kelurahan Air Jamban harus berlanjut ke persidangan.

Riauterkini - DURI - Berhati hati saat membeli tanah di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Seperti yang menimpa salah seorang warga Duri, Syarifuddin yang memiliki sebidang tanah berukuran 13.425 Meter di  Jalan Stadion, Gang Nuri, RT 08, RW 15, Kelurahan Air Jamban harus berurusan dengan Hakim di Pengadilan Negeri Bengkalis dikarenakan berbeda sempadan, luas dan arah mata angin membuat. Dirinya digugat Zuriyetti dan menjalani sidang lapangan pada Kamis (13/2/20).

Dalam sidang lapangan itu, kuasa hukum masing masing pihak tampak hadir diantaranya pihak penggugat didampingi Helmi Syafrizal SH dan tergugat didampingi Yusri Dachlan SH, Hakim Ketua, Hendah Karmila Dewi SH beserta anggota, Zia UI Jannah Idris SH, Wimmi D Simarmata SH dan Penitera Pembantu, Hendrizal SH serta dihadiri perwakilan dari Pemerintah, Kasmari dan Hamzah, selaku Ketua Rukun Tetangga (RT).

Meski aksi saling klaim kepemilikan tanah telah berlangsung lama, namun tak menyurutkan jalannya sidang lapangan yang berlangsung kurang lebih dua jam.

"Saya mewakili tiga orang tergugat akan hak tanah ini. Pihak yang bersengketa baik penggugat dan tergugat menunjukkan objek dan tempat yang sama. Tapi ada perbedaan soal nama sepadan, luas dan arah mata angin,"ujar Yusri.

Dikatakan Yusri, anehnya, penggugat justru bersikap aneh dengan selalu mengikuti pendapat tergugat dilapangan dan sangat berbeda dengan perihal yang didaftarkan di Pengadilan Negeri dan sesuai di Nota jawaban." Berdasarkan fakta fakta persidangan optimis keadilan berpihak kepada klien saya," tambahnya.

Dikatakan Yusri lagi, sebelumnya sudah dilakukan persidangan pembuktian. Saat itu, penggugat menyerahkan sebanyak 8 bukti dan tidak menunjukkan aslinya dan penggugat tak mampu menghadirkan seorang pun saksi."Harapan kami kepada PN Bengkalis agar kiranya dapat objektif menilai, menyimpulkan dan memutuskan perkara biar tegak rasa keadilan,"pintanya.

Terpisah, pihak penggugat diwakili Helmi Syafrizal SH tak sepatah katapun berkomentar dan sidang putusan bakal digelar pada 24 Februari 2020 mendatang.*(hen)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang