Rabu, 12 Pebruari 2020 19:44

Beri Arahan Singkat, Panglima TNI Sebut Pekan Depan Tim TMC Sudah Turun ke Riau

Panglima TNI beri arahan singkat di hadapan Gubri, Bupati, Walikota dan Forkopimda se Riau. Diantara arahannya, pekan depan, sudah ada pengerahan TMC ke Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis gelar pertemuan bersama Gubernur Riau H Syamsuar di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah, Rabu (12/2/20).

Pada kesempatan ini, Panglima TNI sempat memberikan pengarahan singkat kepada Pangdam I Bukit Barisan, bupati walikota se Riau, pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama dan masyarakat.

Diantara arahannya, Panglima menyatakan pekan depan, sudah ada pengerahan Tim Modifikasi Cuaca (TMC) ke Riau. "Minggu depan tim sudah datang untuk membuat hujan buatan," kata Panglima TNI, Rabu (12/2/20).

Hal itu papar Panglima, sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memberikan dukungan ke daerah, khususnya Riau yang sudah menetapkan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Selain itu, Panglima juga mengingatkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiaika (BMKG) kemarau panjang di Riau. Musim panas yang disebut lebih ektrim dibanding 2019 lalu, harus diwaspadai.

"Saya ingin mengingatkan sesuai dengan sesuai dengan prediksi dari BMKG, musim kemarau 2020 ini cukup panjang, dimulai awal Maret sampai Oktober," ungkap Panglima.

Jika lalai penanganannya, maka potensi Karhutla sangat mungkin terjadi, bahkan lebih dari besar dari sebelumnya. Karena itu, tidak ada jalan lain, tindakan tegas harus benar-benar dilakukan.

"Penegakan hukum harus benar-benar ditegakan. Jika tidak, potensi kerawanan terjadinya Karhutla akan kembali terjadi," tegas Panglima.

Lebih lanjut, Panglima TNI juga menegaskan bahwa Karhutla yang terjadi 90 persen disebabkan ulah manusia. Kemudian, 80 persen lahan terbakar berubah wujud menjadi areal perkebunan.

"Karhutl disebabkan manusia 90 persen. Dan 80 persen lagi digunakan untuk lahan. Kalau tidak, dengan kemarau panjang kalau kita tak mengantisipasi maka potensi Karhutla sangat kuat terjadi," papar Panglima.***(mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang