Rabu, 12 Pebruari 2020 14:51

Diringkus di Bengkalis, Penggendong 43 Kg Sabu Terancam Pidana Mati

Empat orang kurir atau penggendong sabu-sabu seberat 43 Kg siap-siap dipidana mati. JPU Kejari Bengkalis akan gelar tuntutan pekan depan.

Riauterkini-BENGKALIS- Tiga warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan satu terdakwa asal Jambi, merupakan terdakwa kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu seberat 43 kilogram (Kg) diduga sebagai kurir atau penggendong, siap-siap untuk menerima pidana mati penegak hukum.

Keempat terdakwa Muhammad Rasyid (38), berdomisili di Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, lalu Hendri Hermansyah (41), beralamat Jalan Merak, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Keduanya dalam berkas dakwaan yang sama.

Selanjutnya terdakwa Ridwan alias Pak Ci (40), berdomisili di Dusun II Desa Sri Tiga, Kecamatan Sumbar Marga Telang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel dan Abdul Kholid alias Alip (40), warga Kelurahan Sumber Rezeki, Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin.

Mereka menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dan menunggu agenda tuntutan yang akan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, dijadwalkan Kamis (20/2/20) pekan depan.

Terdakwa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah barang haram edar puluhan kilo itu diungkap oleh Tim Mabes Polri dan meringkus empat tersangka di Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis pada 21 Juli 2019 silam.

Mereka diamankan petugas dari dua unit minibus yang berbeda saat akan membawa barang itu ke luar dari Kabupaten Bengkalis.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Pidum) Kejari Bengkalis, Iwan Roy Charles, S.H, M.H menyatakan, bahwa para pelaku merupakan jaringan internasional.

Waktu itu petugas sempat lakukan aksi kejar-kejaran, berawal satu minibus berhasil ditangkap di kawasan Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, dengan berisikan tiga orang yakni terdakwa Abdul Kholid, Ridwan alias Pak Ci dan Syafruddin. Syafrudin sempat melarikan diri dan saat itu masuk status DPO, namun saat ini sudah berhasil ditangkap petugas dan menjalani proses penyidikan. Dari minibus ini petugas tidak menemukan barang bukti.

Petugas melakukan pengejaran satu minibus lainnya, meskipun sempat membuang koper berisi barang bukti ke pinggir jalan, dua orang bernama Muhammad Rasyid dan Hedri Hermansyah berhasil diamankan petugas.

“Kamis pekan depan diagendakan pembacaan tuntutan," katanya lagi.***(dik)

Foto : Iwan Roy Charles, S.H, Kasi Pidum Kejari Bengkalis

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang