Rabu, 12 Pebruari 2020 13:50

Dikeluhkan Masyarakat, Pengangkutan Material Jalan Tol Sebabkan Rawan Lakalantas

Masyarakat Duri mengeluhkan aktifitas angkut material jalan tol. Minta ditertibkan agar tak menyebabkan kecelakaan lalu-lintas.

Riauterkini - DURI - Tidak hanya merugikan masyarakat dari segi lahan, pengangkutan material pembangunanya juga berdampak negatif bagi pengguna jalan raya akan proyek pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai.

Seperti yang terjadi beberapa hari belakangan. Pengangkutan material material Fullslab untuk pembuatan jembatan Fly Over Tol Pekdum IV yang ditumpuk ditengah Kota Duri, membuat pengguna Jalan Hang Tuah harus rela menahan perasaan harus menghirup debu dan berhati hati menghindari ceceran tanah yang diakibatkan terbawa oleh mobil berat milik Subkon PT Hutama Karya Insfrastruktur (HKI) selaku pelaksana Tol Pekanbaru - Dumai tersebut.

Selain berdampak buruk bagi masyarakat, ceceran tanah itu juga tamoak merusak jalan negara yang baru saja mendapatkan perawatan diakhir tahun 2019 lalu.

Diketahui, Subkontraktor HKI pengangkut material Jalan Tol itu yaitu PT HK Aston dan CV Ridho Illahi milik warga Duri sendiri.

"Sungguh keterlaluan, tiap hari kami dipaksa menghirup debu akibat tebalnya ceceran tanah. Selain itu kami juga harus berjuang agar tidak jatuh dari licinnya jalan akibat ceceran tanah itu juga apalagi jika hujan turun. Infonya pelaksana penyedia proyek material Jalan Tol ini warga Duri, kok teganya berbuat seperti ini,"keluh Iwan, salah seorang pengguna jalan.

Dikatakan Iwan, agar tidak menyebabkan protes keras masyarakat kedepannya, dirinya berharap pihak terkaut agar segera turun tangan memberikan solusi.

Mendengar keluhan pengguna jalan tersebut, Kasatlantas Polres Bengkalis, AKP Hairul Huda melalui Kanit Patroli, Ipda R Simamora langsung menyambangi dan memberikan peringatan keras kepada dua Subkon PT HKI tersebut."Kita minta Subkon segera membersihkan jalan dari ceceran tanah yang sangat rawan menyebabkan Lakalantas. Hingga sore ini harus tuntas,"tegasnya.

Terpisah, pengawas pengangkut material tersebut, Hengki saat ditemui wartawan tak dapat menjawab banyak. Dirinya mengaku hanya ditugaskan mengawasi keluar masuk mobil berat."Kalau masalah ceceran tanah ini saya tidak bisa jawab Pak, kami hanya Subkon dari CV Ridho Illahi tapi coba nanti saya konfirmasikan kepada pemiliknya,"terangnya.*(hen)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang