Rabu, 12 Pebruari 2020 11:07

Polisi Amankan Pelansir Kayu Hasil Penebangan Liar di Kawasan Pulau Rupat, Bengkalis

Petugas mengamankan dua orang pelangsir kayu diduga hasil penebangan liar di Pulau Rupat. Selain tersangka petugas juga  dua tersangka berikut barang bukti. Mereka hanya diupah Rp250 ribu per ton.

Riauterkini-BENGKALIS- Dua orang diduga pelaku perambah kayu secara ilegal di kawasan hutan Kampung Jawa, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Keduanya ditangkap petugas bersama barang bukti kayu yang dihanyutkan melalui parit, Senin (10/2/20).

Pelaku SR (26) warga Jalan Pelita Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, dan RT (43), warga Jalan Kampung Jawa, Desa Pambang, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Kota Pinang.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan, S.I.K menyebutkan bahwa kedua tersangka berperan sebagai perakit dan pelangsir.

Petugas juga mengamankan barang bukti, parang, dua ton kayu olahan broti dan papan jenis meranti di tempat kejadian perkara (TKP) di aliran Sungai Penebak Kampung Jawa Kelurahan Batu Panjang untuk dinaikkan ke darat.

"Kedua tersangka mengaku membawa kayu sebanyak dua ton, diperintah NN masuk Daftar pencarian orang atau DPO dengan dengan membayar upah Rp250 ribu per ton.

"Pelaku dan barang bukti kita bawa ke Polres Bengkalis guna kepentingan penyidikan lebih lanjut,"ucap Kasat.

Kedua tersangka akan dijerat dengan Undang-undang No.lmor 18/2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H).***(dik)



Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang