Rabu, 12 Pebruari 2020 07:47

Diduga Penyebab 20 Hektar Terbakar, Pencari Madu Lebah Ditangkap Polres Bengkalis

Diduga penyebab kebakaran lahan seluas sekitar 20 hektar, seorang pencari madu lebah diringkus aparat Polres Bengkalis. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti.

Riauterkini-BENGKALIS- Diduga karena sebagai pemicu terjadinya kebakaran lahan di Dusun Sena, Desa Sungai Linau, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Senin (3/2/20) pukul 16.00 WIB dan meluas hingga mencapai sekitar 20 hektar, seorang pencari madu lebah Mus, warga setempat terpaksa berurusan dengan penegak hukum.

Mus ditetapkan sebagai tersangka setelah petugas melakukan penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP) dan gelar perkara, Selasa (11/2/20) dipimpin Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan, S.H, S.I.K bersama Kanit Res Polsek Siak Kecil Aipda Rudi Sirait beserta sejumlah anggota.

Aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti mancis, batang kayu yang digunakan untuk membakar sarang lebah yang sudah dalam keadaan patah, pohon kelapa sawit yang sudah terbakar, abu atau tanah yang sudah terbakar.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan membenarkan tetapkannya seorang pencari madu lebah diduga penyebab kebakaran lahan di Desa Sungai Linau, Kecamatan Siak Kecil tersebut.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, olah TKP, permintaan keterangan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti dan hasil gelar perkara, menetapkan terhadap Mus sebagai tersangka pelaku pembakaran lahan di daerah tersebut," ungkap AKP Andrie kepada riauterkini.com, Selasa (11/2/20) malam.

AKP Andrie menjelaskan, keterlibatan Mus berawal pada Senin (3/2/20) sekitar pukul 16.00 WIB, tersangka mengajak temannya yang bernama Adi menuju ke Jalan Kunti Ujung dengan menggunakan sepeda motor dengan maksud tujuan mengambil madu yang ada di sarang lebah dipinggir jalan di depan kebun milik Juper Tampubolon.

Sampai di lokasi tersangka Mus mengambil kayu di dekat semak-semak dan mengambil tangkos kering kemudian mengikatkannya ke ujung kayu dan lalu dibakar, kemudian kayu yang telah terbakar tersebut diletakkan dibawah sarang lebah, kemudian tersangka bersama temannya yg bernama Adi pergi sekitar 20 meter dari sarang lebah, lalu sekitar 30 menit kemudian tersangka kembali ke tempat lebah itu dan berusaha mengambil madunya, namun sarang lebah tersebut tidak ada madunya, dan saat itu di sekitar tempat kayu yang ditegakkan tersangka untuk mengusir lebah telah terbakar dan tersangka berupaya memadamkan dengan cara menyiram api dengan air dari parit, dan merasa apinya telah padam lalu tersangka dan temannya pulang.

Keesokan harinya, Selasa (4/2/20) tersangka kembali lagi ke lokasi tempat dia membakar lebah tersebut dikarenakan ada informasi dari warga, Badri bahwa lahan itu kembali terbakar, dan tersangka berusaha untuk memadamkannya dan merasa api telah padam tersangka lalu pulang ke rumahnya.

"Dan Jumat (7/2/20) api telah membesar dan membakar lahan sekitarnya, sehingga warga bersama MPA dan personel Polsek berusaha untuk memadamkan api. Akan tetapi api terus meluas hingga mencapai puluhan hektar," tutupnya.***(dik)

Foto : Petugas bersama tersangka Mus, warga yang mencari madu lebah, lakukan olah TKP kebakaran lahan puluhan hektar di Siak Kecil, Bengkalis.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang