Selasa, 11 Pebruari 2020 20:26

Tahan Truk Pengangkut Kayu Tanpa Dokumen Penyitaan, Kementrian LHK Kalah Dipraperadilan

Penyitaan satu unit mobil jenis truck yang dilakukan KLHK Wilayah Sumatera seksi Wilayah II Kota Pekanbaru cacat hukum. Pemilik mobil menang dipraperadilan.

Riauterkini-PEKANBARU - Penyitaan dan penahanan satu unit mobil jenis truck yang dilakukan pihak Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera seksi Wilayah II Kota Pekanbaru, tanpa dokumen penyitaan resmi dari pihak terkait, berujung pada tindakan yang tidak sah dan cacat hukum. KLHK Wilayah Sumatera seksi Wilayah II Kota Pekanbaru yang digugat praperadilan oleh pemilik mobil ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, harus menelan pil pahit. Setelah Hakim PN Pekanbaru, menyatakan tindakan pihak KLHK merupakan suatu tindakan yang cacat hukum dan tidak sesuai dengan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sesuai pasal 38 Jo pasal 42.

Dalam Amar Putusan tersebur menyampaikan Bahwa, KLHK Wilayah Sumatera seksi Wilayah II Kota Pekanbaru, selaku Termohon yang menyita Satu unit Roda 06 (Enam) Mitsubishi FM 517/Tr BE 9085 BQ No. Rangka MHMFM517A9K002555 No. Mesin 6D16-EX8400 dan Wajib mengembalikan mobil tersebut kepada pihak Pemohon.

Dinyatakan batal dan cacat hukum penyitaan dan penahanan yang dilakukan pihak KLHK Wilayah Sumatera seksi Wilayah II Kota Pekanbaru itu, terungkap pada sidang putusan Praperadilan yang digelar di PN Pekanbaru, Selasa (10/2/20) sore.

Dedy Gud Silitonga SH, selaku kuasa hukum Pemohon kepada riauterkini.com usai sidang mengatakan, Berdasarkan putusan praperadilan (prapid) yang dipimpin hakim tunggal Sarudi SH, pada sidang tadi.

" Dalam Amar putusan tersebut, pihak KLHK selaku Termohon wajib mengembalikan secara seketika dan sekaligus yang telah disita dan ditahan sejak tanggal 25 Oktober 2018 silam," kata Dedy.

Dijelaskan Dedy Gud Silitonga, S.H, penyitaan dan penahanan satu unit truck fuso milik kliennya itu terjadi saat terjaring razia di Jalan Sudirman Pekanbaru pada tanggal 25 Oktober 2018. Menurut pihak KLHK, Truck Fuso yang ditahan karena mengangkut kayu olahan tanpa dokumen. Namun, mengenai penyitaan dan penahanan mobil tersebut, pihak Termohon tidak pernah memberitahukan kepada pemilik mobil.

" Jika mobil itu dituduh mengangkut kayu tanpa dokumen dan dilakukan penyitaan. Seharusnya pihak KLHK memberitahukan atau memperlihatkan surat penyitaan kepada kliennya. Namun hal itu tidak ada dilakukan pihak Termohon," ujarnya.***(har)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang