Ahad, 26 Januari 2020 14:34

Diduga Pelaku Karla Puluhan Hektar, Oknum ASN di Bengkalis Dijebloskan ke Penjara

Diduga penyebab karla mencapai sekitar 20 hektar di Desa Palkun, seorang oknum ASN terpaksa ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Riauterkini-BENGKALIS- Lagi, aparat Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis mengamankan seorang tersangka, diduga pelaku penyebab kebakaran lahan (karla) gambut di Desa di Jalan Pattimura RT 002/RW 003 Dusun Mekar Sari, Desa Palkun Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, pada Kamis (23/1/20) sekitar pukul 14:30 WIB.

Tersangka ini adalah SN (50), warga Dusun Mekar Sari, Desa Palkun, sekaligus juga pemilik lahan yang terbakar, dan merupakan salah satu oknum bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), akibat perbuatannya diduga kuat memicu karla mencapai sekitar 20 hektar lahan gambut di daerah itu.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan, S.H, S.I.K saat dikonfiasi, Ahad (26/1/20) membenarkan diamankannya seorang tersangka diduga pelaku pembakar lahan tersebut.

Sebelum menetapkan sebagai tersangka, tim Satreskrim Polres Bengkalis yang dipimpin Kasat AKP Andrie Setiawan, bersama Kanit Tipidter Iptu Gunawan, S.H, Kanit Pidum Ipda Fauzi, S.Tr.K, Kanitres Polsek Bengkalis Aipda Dedi Suryadi srerta anggota, pada hari Sabtu (25/1/20) kemarin telah melakukan penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP) karla dan gelar perkara penanganan penyelidikan.

"Penyidik telah memanggil tiga orang saksi termasuk SN pemilik lahan yang terbakar. Akibat perbuatan SN, telah mengakibatkan kerugian dimana lahan yang terbakar mencapai 20 hektar lebih," ungkap AKP Andrie.

Selain tersangka, petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa satu buah kayu terbakar, garuk tanah, pelepah rumbia kering, parang dan tanah sisa terbakar.

"Sebelum ada laporan terjadi kebakaran, Senin 20 Januari sekitar pukul 15.00 WIB, SN membakar tumpukan pelepah daun rumbia bagian belakang lahan gawangan kebun miliknya agar bersih. Sebelum meninggalkan lahan, SN mengaku telah mematikan dengan di siram air, namun tidak dapat memastikan api benar-benar telah padam saat itu," terang polisi berpangkat balok tiga ini lagi.

Selanjutnya, Rabu, Rabu, 22 Januari sekitar pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB, SN kembali ke lahan tempat dibakarnya pelepah rumbia yang dilakukan Senin 20 Januari telah membesar.

"Pada Kamis 23 Januari sekitar pukul 14.30 WIB api sudah membesar dan meluas membakar lahan-lahan milik warga lainnya pada bagian belakang," kata Kasat Reskrim.

Akibat ulah membakar lahan dan meluas itu, oknum ASN ini akan dijerat dengan UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU Nomor 39/2014 Tentang Perkebunan.***(dik)

Foto : Petugas Satreskrim Polres Bengkalis olah TKP karla gambut di Desa Palkun, Bengkalis. Dan seorang oknum ASN ditetapkan sebagai tersangka.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang