Rabu, 22 Januari 2020 20:20

Eksekusi Penumbangan Sawit, DPRD Riau Hearing dengan Kelompok Tani dan DLH

Polemik eksekusi penumbangan kelapa sawit di lahan PT PSJ terus berlanjut. Dewan akhirnya gelar hearing dengan kelompok tani dan DLH.

Riauterkini-PEKANBARU- Terkait dengan adanya keributan antara masyarakat yang tergabung dalam dua kelompok tani kelapa sawit, dengan pihak eksekusi Penumbangan kepala sawit di lahan milik PT Peputra Supra Jaya (PSJ) di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. Akhirnya, Rabu (22/1/20), dipanggil Komisi 1 DPRD Riau.

Pemanggilan itu untuk dilakukan hearing atau dengar pendapat atau persoalan yang terjadi, turut hadir Wakil Ketua DPRD Riau Zukri dari daerah pemilihan Siak-Pelalawan, Ketua Komisis 1 DPRD Riau Ade Agus Hartanto, dan kelompok tani Gandai Bersatu, Sri Gemilang Sakti, serta dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Riau.

Dalam hearing tersebut dipimpin Ketua Komisi 1 Ade Agus Hartanto dan mempersilahkan kepada kelompok tani untuk menyampaikan persoalan yang terjadi, begitu pula dengan pihak DLH. Hearing berlangsung hampir dua jam tersebut berjalan aman dan lancar, tetapi belum ada putusan akhir terkait masalah tersebut dan akan kembali dijadwalkan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang terkait.

Keterangan Wakil Ketua DPRD Riau Zukri kepada riauterkini.com usai hearing tersebut bahwa, saat ini dilakukan hearing dan dihadiri dua kelompok tani yang mana mereka meminta untuk menunda penumbangan tanaman kepala sawit mereka yang ada di dalam area persengketaan antara PT PSJ dan PT Nusa Wana Raya (NWR), karena dari 3.323 hektar (ha) lahan ada sekitar 1.280 ha merupakan jalan plasma masyarakat.

"Ini kan soal permohonan penundaan untuk dilakukan penumbangan tanaman kepala sawit masyarakat, untuk eksekusinya sudah dilakukan. Disini masyarakat mempertahankan tanaman kelapa sawit plasma mereka, dan berharap ada keadilan dan penyelesaian," terang Wakil Ketua Zukri.

Ia menambahkan bahwa, persoalan ini harus diselesaikan jangan sampai melakukan pemiskinan terhadap masyarakat petani kepala sawit tersebut. Dan juga dalam hal ini ada hal perdatanya yang harus dijelaskan.

Zukri mengatakan bahwa, hearing ini belum selesai dan akan memanggil pihak-pihak terkait diantaranya jaksa sebagai eksekutor dan lainya.

Selain itu polisiti dari PDI-Perjuangan Zukri ini juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar, dan dapat menyelesaikan persoalan yang terjadi. "Kita harap masyarakat bersabar, kita akan lakukan proses-proses sesuai kewenangan dewan untuk menyelesaikan persoalan itu," ujarnya.*(vila)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang