Selasa, 21 Januari 2020 20:53

Kapolres Meranti Tinjau Kesiagaan PT SRL Antisipasi Karhutla

Kapolres Kepulauan Meranti Kunjungi PT SRL di Kecamatan Rangsang. Kapolres pastikan kesiapan perusahaan dalam antisipasi Karhutla.

Riauterkini-SELATPANJANG - Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Selasa (21/1/20) pagi mengunjungi PT Sumber Riang Lestari (PT SRL) di Kecamatan Ransang, Kabupaten Kepulauan Meranti .

Kunjungan Kapolres tersebut untuk mengecek kesiagaan PT SRL dalam mengantisipasi dan pencegahan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) baik diwilayah konsesi maupun dilingkungan Desa sekitarnya.

AKBP Taufiq meminta komitmen dan keseriusan PT SRL yang beroperasi diwilayah Kepulauan Meranti untuk melakukan pencegahan dini Karhutla, dimulai dari pemasangan spanduk himbauan dan pendirian posko siaga.

"Kolaborasi pencegahan kebakaran harus terus dilakukan, tidak hanya Polri dan Pemerintah saja namun juga dari swasta, masyarakat dan seluruh pihak terkait terus bersinergi untuk menanggulangi karhutla," bebernya.

Kemudian, pencegahan kebakaran mulai dari memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar konsesi, untuk tidak melakukan kegiatan pembukaan lahan tanpa bakar yang diisinyalir menjadi penyebab utama karhutla selama ini.

"Untuk peralatan sudah sangat siaga, kedepan mereka akan menyediakan alat aplikasi lancang kuning guna mengetahui titip hotspot," ujar Taufiq.

Upaya manajemen air lajut dia, harus memastikan ketersediaan air sepanjang tahun sehingga saat musim kering kelembapan gambut tetap terjaga karena wilayah konsesi perhutanan dan hutan lain jadi area yang paling banyak terbakar.

Sementara itu, Humas PT SRL Eko Firgustin Elfizan mengatakan hingga saat ini, pihaknya telah menginvestasikan sumber daya penanggulangan kebakaran, termasuk satu unit mobil damkar, dua airboats, 134 waterpoint, dan 1 menara pemantauan api di wilayah operasi.

Untuk memberikan pemahaman, PT RSL berjanji akan membantu mengurangi resiko kebakaran melalui Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program) yang berfokus pada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketahanan masyarakat dalam pengelolaan kebakaran.

Tahun 2019 lalu kata dia, dua Desa menerima reward karena berhasil menjaga hutan dan lahan mereka bebas api.

"Keduanya yakni Desa Gayung Kiri dan Desa Tanjung Medang Kecamatan Rangsang dan mudah-mudahan kedepan bisa semakin bertambah lagi," pungkasnya.

Ikut serta bersama Kapolres Meranti, Kapolsek Rangsang Iptu Djoni Rekmamora, Kasi Propam IPDA Christha Brahmana Sembiring, Kapos Sandar Tebingtinggi Aiptu Margono, Humas PT. SRL Eko Firgustin Elfizar, Insiden Komando PT. SRL Syahrial Nasution, Askip cs PT SRL. Paltak Pakpahan, Mandor fayer PT SRL, Petrus Purba, Personil Polsek Rangsang, Karyawan dan Staff PT. SRL.(rud)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang