Selasa, 21 Januari 2020 16:49

Rencana Kenaikan Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Tunggu Instruksi

Adanya rencana kenaikan gas 3 Kg atau gas melon oleh pemerintah pusat, Disdagperin Bengkalis masih menunggu instruksi resmi. Saat ini jatah gas melon itu masih normal.

Riauterkini-BENGKALIS- Terkait adanya rencana kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram atau gas melon oleh pemerintah pusat, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis masih menunggu instruksi atau arahan lebih lanjut.

Kepala Disdagperin, H. Indra Gunawan menyatakan, terkait adanya wacana kenaikan harga gas melon tersebut, pihaknya mengakui belum menerima arahan apapun.

"Kalau surat perintah atau arahan terkait rencana kenaikan harga, sampai saat ini seperti apa penerapannya memang belum ada," ungkapnya kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (21/1/20).

Lanjut Indra Gunawan mengatakan, wacana pemerintah adalah subsidinya diberikan kepada orang, bukan kepada komunitas. Dia menyontohkan, hanya warga yang masuk dalam daftar sesuai nama dan alamat bisa menggunakan atau membeli gas melon itu.

"Kenaikan ini baru sebatas wacana. Tetapi, kita mewaspadai pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan momen ini. Sekarang Bengkalis belum ada pengurangan kuota dan tetap masih menggunakan pasokan yang lama. Untuk mengantisipasi kenaikan harganya, kami juga melakukan pemantauan di lapangan," ujarnya.

Disinggung dengan adanya informasi, bahwa gas melon di Bengkalis dijual hingga Rp28 ribu pertabung, menurut Indra, hal itu karena dipicu dari pedagang pengecer ke warga bukan harga di pangkalan.

"Kalau di pangkalan harganya sudah ditentukan dari setiap agen. Jadi mereka tidak bisa sembarangan melebihi harga eceran tertinggi. Tetapi, kalau dari pengecer atau kedai-kedai kecil, kita sudah memberikan teguran ke pangkalan karena menjual ke pengecer," ungkap Indra seraya meminta masyarakat melapor jika ada pangkalan-pangkalan yang "nakal".***(dik)

Foto : H. Indra Gunawan, Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang