Ahad, 19 Januari 2020 21:35

Polres Rohul Pakai Aplikasi Lancang Kuning‎ dan Drone Mengantisipasi Karhutla

Mengantisipasi Karhutla sepanjang 2020, Polres Rohul sudah menggunakan Aplikasi Lancang Kuning dan drone.‎ Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sesuai arahan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi, Polres Rokan Hulu melakukan penyesuaian strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) atau Karlahut sepanjang 2020.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, didampingi Wakapolres Rohul Kompol Willy Kartamanah, Kasat Binmas AKP Hermawan, dan Kasat Intel AKP Edi Sutomo, mengatakan Polres Rokan Hulu telah melakukan koordinasi internal.

Koordinasi dilakukan, salah satunya yaitu‎ arahan dalam upaya memaksimalkan penggunaan dashboard Aplikasi Lancang Kuning yang terhubung dengan informasi kebakaran hutan lahan.

"Aplikasi Lancang Kuning adalah aplikasi yang terhubung dengan informasi kebakaran hutan dan lahan di daerah-daerah rawan Karhutla," ungkap Kapolres Rokan Hulu, Sabtu (18/1/2020).

AKBP Dasmin menerangkan Aplikasi Lancang Kuning sinkron dengan pihak Kepolisian. Aplikasi berisikan sumber informasi terkait lokasi Karhutla yang terjadi, berdasarkan pemantauan satelit.

Aplikasi Lancang Kuning ini, diakui AKBP Dasmin, wajib bagi personel Kepolisian dan bisa diakses secara terbatas sejumlah pihak terkait yang peduli terhadap isu Karhutla.

Kapolres mengaku saat ini Polres Rokan Hulu sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder, baik pihak pemerintah daerah maupun elemen swadaya lain, untuk penanganan Karhutla.

Menghadapi musim kemarau, tambah Dasmin, Polres Rokan Hulu juga telah menyiapkan sejumlah perangkat pendukung, baik mengantisipasi Karhutla dan upaya lain, seperti memaksimalkan 14 unit drone di setiap patroli Kepolisian di sejumlah kawasan rawan Karhutla di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

AKBP Dasmin mengharapkan keseriusan Kepolisian ini disambut antusias yang sama oleh pihak Pemkab Rokan Hulu sebagai pemangku wilayah.‎

Diakuinya lagi, ada sejumlah kawasan yang masuk kategori rawan Karhutla di Kabupaten Rokan Hulu dan menjadi perhatian khusus Kepolisian, seperti di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabun, Tandun, dan Kecamatan Rokan IV Koto.

Kapolres mengimbau masyarakat Rokan Hulu tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan dengan alasan apapun.

Menurutnya, membakar lahan atau hutan adalah tindakan melanggar hukum. Membersihkan lahan atau hutan dengan cara membakar jug merugikan lingkungan, masyarakat dan orang banyak.

"Janganlah kepentingan pribadi tersebut mengalahkan kepentingan orang banyak," tegas Kapolres Rokan Hulu.***(zal)

Keterangan Foto: (dari kiri ke kanan) Kasat Intel Polres Rokan Hulu AKP Edi Sutomo, Wakapolres Rokan Hulu Kompol Willy Kartamanah, Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting, dan Kasat Binmas AKP Hermawan.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang