Senin, 30 Desember 2019 19:04

Winter School, 9 Pelajar Riau ke Jepang

9 Pelajar SMP Islam As-Shofa mengikuti winter school di Osaka Jepang. Mereka 11 hari di sana.

Riauterkini-PEKANBARU- Tahun baru 2020 ditandai munculnya kabar menarik dari sebuah sekolah Islam di Pekanbaru. Sedikitnya 9 orang pelajar SMP Islam As – Shofa akan mengikuti program Winter School ke provinsi Hyogo dan Osaka, Jepang, selama 11 hari.

Mereka bertolak ke Jepang pada Rabu 8 Januari ke Osaka melalui Kuala Lumpur. Winter School adalah program perkenalan budaya Jepang bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ditaja oleh ACIKITA, sebuah organisasi non pemerintah yang berpusat di Tokyo.

Program ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda agar sadar terhadap diri untuk mengekspresikan moral dan kepribadian yang baik, menambah pengetahuan generasi muda akan rahasia kemajuan bangsa Jepang, menginspirasi generasi muda agar bersemangat dalam hidup serta bertanggungjawab untuk memajukan diri, keluarga dan masyarakat.

Kesembilan pelajar itu adalah Iona Sastra Difa, Syasa Safira Putri, Tan Sri Azam Ibu Rusydi, Azzura Cahyani Putri, Dzakwan Rangga Ihsan Saputra, Risna Nurcahaya, Ragillya Indah Sawitri, Aisyah Hidayati Chusnadi dan Mhd Fakhri Lukman.

Mereka didampingi Kepala Sekolah SMP Islam As Shofa, Adrison serta guru pendamping Lya Vita.

Salah seorang pelajar SMP Islam As Shofa, Iona Sastra Difa kepada media ini menjelaskan bahwa kesiapan dirinya dan temannya sudah optimal.

“Berhubung cuaca di Jepang sedang musim dingin, maka kami pun harus siap dengan pakaian musim dingin. Yang paling penting untuk diperhatikan adalah kesiapan fisik. Sebab agenda selama di Osaka dan Hyogo sangat padat,” tambahnya.

Selama di Osaka, mereka akan mengunjungi lingkungan perumahan di kota Kobe, stasiun kereta api serta museum gempa Kobe. Para pelajar ini berkesempatan mengikuti pelajaran tentang bagaimana menghadapi tsunami serta mengunjungi sebuah universitas di Kobe.

Menariknya, para peserta program ini juga berkesempatan mengunjungi sekaligus belajar bagaimana pemerintah Jepang mengelola sampah menjadi energi, visit ke museum kapal dan museum sains dan teknologi Kawasaki.

Winter School merupakan upaya nyata SMP Islam As - Shofa dalam menyelesaikan problem umum generasi milenial, seperti kurang suka membaca, kemampuan menulis yang rendah, kurang peka terhadap kondisi sekitar, cenderung kurang mematuhi peraturan, kurang biasa bekerjasama dalam tim, kemampuan mandiri yang rendah, kondisi fisik yang lemah, tidak cakap melakukan kegiatan rumah tangga, bertutur kata dan bersikap yang kurang pada tempatnya.

“Dengan belajar langsung ke negeri sakura, Jepang, kita berharap ada perubahan signifikan yang dialami oleh pelajar yang mengikuti program ini, karena kepribadian orang Jepang secara umum sangat baik menjadi tempat kita belajar,” ujar Adrison, Kepala Sekolah SMP Islam As Shofa kepada media ini. (rilis)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang