Senin, 16 Desember 2019 23:06

BPS Gelar FGD Songsong Sensus Penduduk 2020‎, Sekda Rohul Akui Data Penduduk Penting

BPS menggelar FGD selama dua hari dengan mengundang instansi terkait. Acara ini dalam menyongsong pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dalam rangka menyongsong Sensus Penduduk tahun 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengadakan Fokus Group Discussion (FGD) dengan judul "Satu Data Kependudukan Sinergi Meningkatkan Partisipasi dan Kolaborasi Dalam Penyediaan Data Kependudukan Berkualitas".

Acara FGD yang diadakan di Sapadia Hotel Pasirpangaraian berlangsung dua hari, Senin 6 Desember dan 7 Desember 2019, dihadiri Bupati Rohul H Sukiman diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul Abdul Haris, S.Sos, M.Si, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rohul M Sahril Topan.

Hadir juga Kepala BPS Provinsi Riau Drs Misfaruddin, M. Si, Kepala BPS Rohul Hari Prasetyo, para pimpinan OPD, perwakilan Polres Rohul dan Pengadilan Agama Pasirpangaraian, Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Riau Ahmad Azhari, para Camat dan Kepala Desa, serta undangan lainnya.

Kepala BPS Provinsi Riau, Misfaruddin, dalam kesempatannya mengatakan data prioritas ke depan adalah data yang berkaitan dengan Sustainable Development Goal (SDGi).‎

"Dalam rangka pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020, pendataan yang dilaksanakan berbeda dengan Sensus sebelumnya," jelas Misfaruddin, Senin (16/12/2019).

Misfaruddin mengungkapkan Sensus Penduduk enam kali sebelumnya dilakukan dengan mendata langsung. Sedangkan untuk Sensus Penduduk 2020, masyarakat diberikan kesempatan mendata diri sendiri melalui program online.

Selain itu, nantinya akan ada pembagian pendataan, yaitu data dasar dilaksanakan BPS, data sektoral atau produsen, data dinas terkait atau OPD yang wali datanya dari Dinas Kominfo serta dilengkapi partisipasi masyarakat.

"Sehingga data yang ada menjadi terkolaborasi, dan menjadi satu portal data Rokan Hulu yang dapat diakses oleh semua pengguna data," kata ‎Misfaruddin mengakhiri.‎

Masih di acara sama, Sekda Rohul, Abdul Haris, mengatakan FGD merupakan kegiatan penting, walau bagi sebagian orang mengganggapnya tidak penting.‎

"Data merupakan suatu dasar perencanaan dan pelaksanaan atau dapat dikatakan bahwa seluruh yang kita laksanakan sebenarnya di dasarkarkan kepada data, agar sesuai dengan harapan dan tujuan," papar Sekda Rohul, dan menambahkan Sensus Penduduk 2020 akan dilaksakan secara online.

Sekda mengharapkan‎ data ke depan, hasil Sensus Penduduk 2020 dapat berkualitas dan bermutu, sehingga bisa sebagai dasar pemerintah daerah mengetahui kondisi masyarakat, jumlah penduduk, pekerjaan, mobilisasi, serta perpindahan penduduk di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk ini.

"Sehingga pemerintah juga bisa meminimalisir masyarakat yang tidak dapat dilayani oleh pemerintah," ujarnya.

Abdul Haris menuturkan Pemkab Rohul pada prinsipnya siap mendukung dan membantu Sensus Penduduk 2020, sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki.

Pemkab Rohul juga akan menggerakkan semua aparatur terkait, seperti Camat dan Kades, sehingga Sensus Penduduk dilakukan BPS mendapatkan data yang benar dan berkualitas.

Sebelum mengakhiri sambutannya dan meninggalkan lokasi acara, Sekda‎ Rohul ikut menandatangani komitmen bersama dengan BPS, serta pihak terkait lainnya dalam mensukseskan Sensus Penduduk 2020.

Pada FGD tersebut, BPS selaku penyelenggara mengundang dua nara sumber, yaitu Kepala Disdukcapil Rohul Syaiful Bahri, serta Kabid Statistik Sosial BPS Ahmad Azhari dengan Moderator Kepala Diskominfo Rohul Drs Yusmar M.Si.‎

Dua nara sumber menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan Sensus Penduduk 2020 dan data kependudukan dari Disdukcapil yang ditanggapi dari Kabid Sosbud Bappeda Rohul Febri, tentang perlunya antisiapsi data pribadi melalui online agar tidak disalah-gunakan berbagai pihak secara tidak bertanggungjawab.

Sementara Camat Rambah Samo, Ari Gunadi, mempertanyakan konsekuensi penggunaan data dan terjadinya perbedaan data dari berbagai dinas instansi, sementara yang bertanggungjawab terhadap data adalah BPS. Menanggapi itu, Azhari mengatakan data pribadi seseorang tetap dijaga sebaik-baiknya dan tetap privasi.‎***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang