Ahad, 15 Desember 2019 16:43

BBKSDA-Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Satwa

BBKSDA bersama Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan satwa. Kini sejumlah satwa dititip ke klinik transit BKSDA Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Pada Sabtu, (14/12/19), Sumodung (Polhut Balai Besar KSDA Riau) mendapat laporan dari Santoso yang menyampaikan bahwa telah menemukan Orangutan di jembatan 2 Sungai Sibam Kota Pekanbaru. Selanjutnya Balai Besar KSDA Riau menurunkan tim ke lokasi (Jembatan 2 Sungai Sibam) menuju rumah Wan Brata. Tim berhasil mendapatkan Orangutan sebanyak 3 (tiga) ekor tersebut dari Wan Brata.

Temuan orangutan berawal dari seorang pemulung menemukan kardus yang bertuliskan IPAN PEKANBARU di lokasi jembatan Sungai Sibam. Setelah dicek ternyata berisi 3 (tiga) ekor Orangutan. Pemulung tersebut langsung menghubungi Santoso (anggota Polri berpangkat Aiptu, bertugas di Pelabuhan Sungai Duku). Selanjutnya Satoso memerintahkan Wan Brata agar mengamankan Orangutan tersebut dari pemulung.

Sebelum kardus diketemukan oleh pemulung, warga di sekitar Sungai Sibam melihat ada mobil (belum diketahui jenis dan nomor kendaraan) yang berhenti dekat jembatan Sungai Sibam dan menurunkan kardus tersebut. Warga yg melihatnya berteriak kepada orang yang menurunkan kardus tersebut. Namun orang tersebut bergegas masuk mobil dan kembali melaju serta meninggalkan kerdusnya.

Terkait temuan 3 anakan orangutan Direktorat Krimsus Polda Riau langsung melakukan operasi satwa liar. Pada Sabtu, (14/12/19) berhasil mengamankan ter SD uga pelaku penyelundupan satwa liar bernama Yatno (43 th), pekerjaan swasta. Lelaki ini beralamat di Jl. Sukoharjo No. E5 RT 06 RW 04 Kel. Sukamulya Kec. Sail.

Barang bukti satwa liar yang berhasil diamankan adalah Anak Singa (Panthera leo melanochaita) 4 ekor jenis kelamin jantan dengan kondisi sehat (APPENDIX II - CITES). Anak Leopard (Panthera sp) 1 ekor berkelamin Jantan dalam kondisi Sehat (APPENDIX I - CITES) dan Kura-kura Indian Star 58 dalam kondiai Sehat (APPENDIX I - CITES).

Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono mengatakan bahwa saat ini ketiga anakan orangutan tersebut, dirawat di Klinik Transit Balai Besar KSDA Riau. Selanjutnya akan dititipkan di Pusat Rehabilitasi Orangutan di Batu Embelin Sumatera Utara.

Kepala Balai Besar KSDA Riau menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau dan Jajaran DIrektorat Reskrimsus serta semua pihak yang telah membantu penggagalan penyelundupan satwa liar yang dilindungi, dan mengharapkan untuk ke depannya kesadaran masyarakat akan perlindungan satwa liar dilindungi semakin meningkat.

"Kepada masyarakat yang akan melakukan pengaduan terkait tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi dapat melapor kepada Call Center Balai Besar KSDA Riau dengan Nomor 0813 7474 2981," kata Suharyono.*(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang