Rabu, 11 Desember 2019 07:26

Polisi Tangkap Seorang Petani Bakar Lahan di Bengkalis

Karena diduga sengaja membakar lahan dan api merembet meluas, seorang petani di Desa Kembung Luar, Bengkalis ditangkap polisi.

Riauterkini-BENGKALIS- Satuan Reskrim Polres Bengkalis tangkap seorang petani, Ju (50), warga Desa Kembung Luar, diduga penyebab kebakaran lahan (karla) yang terjadi di salah satu lahan di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, 30 November 2019 lalu.

Penangkapan terhadap Ju tersebut setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) karla beberapa waktu lalu.

Menurut polisi, akibat membuka lahan dengan cara membakar, memicu karla meluas mencapai sekitar empat hektar. Ju yang berencana menanam tanaman palawija terpaksa dijebloskan ke penjara, Rabu (4/12/19) lalu.

Ju dijerat pasal 108 jo pasal 69 ayat (1) huruf h UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kemudian pasal 108 jo pasal 56 UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan serta pasal 187 jo pasal 188 KUHPidana, dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara.

"Setelah dilakukan penyelidikan diketahui bahwa awal munculnya api di tempat kejadian kebakaran tersebut karena adanya aktifitas membakar lahan 28 November 2019 lalu dilahan milik Ju. Petugas pun melakukan olah TKP di lokasi kebakaran menemukan tanda-tanda pembakaran dilakukan. Dan Ju mengakui membakar atau memerun lahan untuk menanam, namun sepengetahuannya api sudah dipadamkan," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan, S.I.K, Selasa (10/12/19) kemarin.

Saat melakukan olah TKP di lahan yang terbakar, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya satu buah ember dan beberapa bibit tanaman dan kayu bekas pembakaran.***(dik)

Foto : Petugas Sat Reskrim Polres Bengkalis lakukan olah TKP karla di Desa Kembung Luar beberapa waktu lalu. Seorang petani ditangkap diduga penyebab karla.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang