Selasa, 10 Desember 2019 19:02

Dugaan Oknum ASN Kerap Mangkir, DPRD Inhu Segera Panggil Badan Kesbangpol

Berita suka mangkirnya oknum ASN Pemkab Inhu sampai ke dewan. Wakil rakyat segera panggil Badan Kesbangpol.

Riauterkini-RENGAT-DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dalam waktu dekat segera memanggil Badan Kesbangpol Inhu, terkait dugaan oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN yang terkesan dilindungi.

Segera dipanggilnya Badan Kesbangpol Inhu, terkait dugaan oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN yang terkesan dilindungi, disampaikan Samsudin Ketua DPRD Inhu, Selasa (10/12/19) di gedung DPRD Inhu.

"Segera akan kita panggil OPD terkait untuk mengetahui kenapa ada oknum ASN yang diduga bisa kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN dan terkesan dilindungi pula," ujarnya.

Namun pemanggilan terhadap Badan Kesbangpil Inhu, terkait oknum ASN bernama Inhul Hadi yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN tersebut akan dilakukan, setelah adanya keputusan sanksi yang diterapkan dari Sekda Inhu selaku pembina ASN kabupaten Inhu.

"Pemanggilan terhadap OPD terkait akan dilakukan setelah adanya keputusan sanksi dari Sekda Inhu terhadap oknum ASN tersebut, sebab menjadi kewenangan Sekda Inhu selaku pembina ASN kabupaten Inhu untuk memberi sanksi dan keputusan terhadap yang bersangkutan," ungkapnya.

Ditambahkanya, pemanggilan terhadap OPD terkait dilakukan dengan menjadwalkan terlebih dahulu hearing yang dimaksud. Dimana dengan hearing nantinya akan diketahui lebih jelas kenapa seorang oknum ASN dapat leluasa mangkir kerja dan tidak disiplin.

"Dalam hearing nantinya tentunya kita akan mengetahui kenapa hal tersebut dapat terjadi dan yang paling penting, tentunya apa yang terjadi ini tidak menjadi preseden buruk bagi ASN Inhu kedepanya. Serta tidak dicontoh oleh ASN Inhu lainya," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Inhu menilai oknum ASN Badan Kesbangpol Inhu yang diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN, terkesan dilindungi.

"Terhadap ASN Kesbangpol Inhu bernama Inhul Hadi kami menilai terkesan dilindungi, karena hingga saat ini kami belum menerima tembusan terkait tindakan disiplin yang telah diterapkan Kesbangpol Inhu. Yang kami terima hanya berita acara yang menyatakan Inhul Hadi absen selama lima hari, itupun dalam berita acara tersebut tidak ditanda tangani oleh Inhul Hadi," ucap Subrantas.

Menyikapi terkesan dilindunginya Inhul Hadi walau diduga kerap mangkir kerja dan tidak disiplin dalam mengemban tugas pokoknya sebagai ASN, BKD Inhu langsung mendatangi kantor Badan Kesbangpol Inhu dan meminta pimpinan Kesbangpol Inhu untuk membuat laporan lengkap yang ditujukan kepada Sekda dan Bupati Inhu.

"Sesuai arahan atasan, kami langsung mendatangi Kesbangpol Inhu dan meminta pimpinan disana untuk membuat laporan lengkap termasuk sanksi yang telah diterapkan, untuk diserahkan kepada Sekda Inhu dan Bupati Inhu. Karena persoalan ini langsung diambil alih oleh Sekda Inhu," jelas Kaban BKD Inhu. * (guh)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang