Senin, 9 Desember 2019 15:36

Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat

Kejari Pelalawan punya kegiatan sempena Hari Anti Korupsi Internasional 2019. Lomba pidato untuk SMA sederajat.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Peringatan Hari Anti Korupsi International (HAKI) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, diisi lomba pidato tingkat SMA/SMK dan sederajat se-Kabupaten Pelalawan. Lomba pidato yang mengusung tema 'Generasi Milenial Generasi Anti Korupsi' digelar Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci, Senin (9/11/19).

Lomba pidato diikuti sebanyak 31 peserta, dibuka langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan Nophy Tennophero Suoth SH MH.

         Kegiatan dihadiri juga Kapolres Pelalawan AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK, Pabung  Dandim 0313 KPR Salmon Tarigan, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi ST MSi, Wakil Bupati Pelalawan Drs H Zardewan MM, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, para Kasi dilingkup Kejari Pelalawan, seluruh Kepala Sekolah serta ratusan siswa tingkat SMA sederajat se Kabupaten Pelalawan.

          Saat memberikan sambutan, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan Nophy Tennophero Suoth SH MH mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan momen yang penting buat kejari Kabupaten Pelalawan, dimana pada hari ini merupakan momen peringatan hari anti korupsi. Dihari yang bahagia ini, dirinya menggelar lomba pidato tentang korupsi dengan tujuan untuk mengajarkan adek-adek tentang bahaya penyakit tersebut. Pihaknya tahu, kalau anak-anak yang hadir dalam acara ini merupakan generasi-generasi penerus yang akan memimpin negeri ini, maka dari itu pihaknya (Kejari,red) mengajak adik-adik tentang bahaya korupsi.

         " Korupsi ini merupakan penyakit yang lagi marak-maraknya di Indonesia, untuk itu saya mengajak semua pihak agar bahu-membahu untuk memberantas korupsi. Dengan adanya kerjasama ini, kita berharap Negara Indonesia salah satunya Kabupaten Pelalawan menjadi daerah yang bebas dari Korupsi,"ujarnya.

          Menurut Nophy,  pencegahan lebih penting dari pada penindakan terhadap para pelaku korupsi. Karena jika telah terjadi tindakkan korupsi masyarakat tidak bisa merasakan pembangunan. Pencegahan korupsi sejak dini di lingkungan sekolah sangat penting, agar anak-anak bisa tahu dampak dari korupsi, karena korupsi ini dapat merugikan diri sendiri, orang tua, masyarakat, dan negara.

          " Untuk itu pencegahan ini sangat penting, agar pembangunan di daerah kita dapat dirasakan oleh masyarakat. Dalam lomba pidato ini diikuti sebanyak 31 sekolah tingkat SMA sederajat se Kabupaten Pelalawan. Dengan kegiatan ini dapat menembuhkan budaya anti korupsi pada kaum milenial dan dapat melahirkan ide-ide serta gagasan dalam memberantas korupsi,"jelasnya.

          Sementara itu,Bupati Pelalawan HM Harris, bahwa saat ini negara ini dalam keadaan sakit darurat, bilamana korupsi sudah sangat meraja lela. Dengan adanya lembaga anti korupsi (Komisi Pemberantas Korupsi,red) bukan membuat jerah para oknum-oknum korupsi dan tidak membuat penyakit tersebut hilang juga, malah makin menjamur korupsi.

         "Kita menyambut baik dengan kegiatan ini dalam memperingati hari anti korupsi internasional di Kabupaten Pelalawan. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan edukasi terhadap generasi muda dalam bahaya korupsi. Untuk itu, saya berharap dengan diadakannya lomba pidato ini, para guru dapat menularkan kepada anak-anak didiknya di lingkungan sekolah dan bagi peserta siswa dapat menularkan kepada teman-temannya tentang apa itu korupsi dan dampak dari perbuatan korupsi itu,"tutupnya.***(feb)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang