Ahad, 8 Desember 2019 21:25

Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Ruang Kita Festival II di Bandar Serai MTQ

Masyarakat antusias ikuti Ruang Kita Festival II di Laman Bujang Mat Syam Bandar Serai Purna MTQ. Berbagai ekonomi kreatif ditampilkan seperti kuliner, aneka bonsai yang dijual dari ratusan hingga jutaan rupiah.

Riauterkini - PEKANBARU - Ribuan masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru, antusias menghadiri perhelatan budaya yang bertajuk ‘Ruang Kita Festival II’ yang dilaksanakan di Laman Bujang Mat Syam komplek Seni Raja Ali Haji purna MTQ Pekanbaru.

Ketua pelaksana Ruang Kita Festival, Dandun, menjelaskan, sejak dibuka oleh Gubernur Riau, Syamsuar, bersama Plt Kadis Pariwisata Raja Yoserizal Zein, mengatakan, masyarakat banyaknya hadir dari siang hingga sore hari. Menyaksikan pameran Bonsai dan Kuliner, kedua stand ini menjadi idola masyarakat yang berkunjung.

“Luar biasa antusias masyarakat, terutama untuk stand bonsai, banyak yang membeli tanaman hias, mulai dari harga Rp200 ribu sampai Rp500 ribu, itu yang laris. Itu bonsai mini atau Mame namanya banyak yang beli. Tentu ini menambah pemasukan dan nilai bagi pelaku ekonomi kreatif,” jelas Dandun, kemarin.

Selain Bonsai, yang paling banyak dikunjungi masyarakat kuliner dari pelaku ekonomi kreatif masyarakat. Jual beli kuliner di acara ini seharinya bisa mencapai Rp500 ribu per stand, sebanyak 37 stand kuliner.

“Itu minimal itu yang Rp500 ribu, jadi terbantukan masyarakat dengan adanya acara ini. Ini yang kedua kali kita buat, kuliner memang jadi idola masyarakat sambil melihat pameran, masyarakat menyempatkan diri menikmati kuliner berbagai macam makanan dan minuman, hasil buatan masyarajat Riau yang membuka stand,” jelasnya.

“Ruang Kita Festival kali ini menyuguhkan berbagai agenda khusus, seperti Kenduri Musik dan Riau Islamic Art Festival. Selain itu ada juga bazar kuliner, pameran bonsai, pameran foto dan lukisan, parade lagu daerah, gelar seni multi etnis, cek kesehatan gratis dan lomba mewarnai tingkat anak-anak. Masih ada waktu dua hari lagi masyarakat yang belum sempat datang,” tutup Dandun.

Sementara itu penjual bonsai, Wewen mengatakan, dalam satu hari pengunjung yang mendatangi stand nya bisa mencapai 50 orang baik dari kalangan ibu-ibu maupun pasangan. Selain membeli pengunjung juga meminta masukan bagaimana merawat bonsai.

“Dalam tiga hari ini bonsai saya terjual sekitar 20 batang. Yang banyak dibeli bonsai Mame, karena dia kecil ukuran sekitar 15 cm, harganya murah ada yang Rp50 ribu, ada juga Rp300 ribu. Ada juga yang harga Rp3 juta,” jelasnya.

“Antusias masyarakat cukup tinggi ya, ada manfaatnya dari kegiatan ini. Selain bonsai kami terbeli, masyarakat juga ingin juga datang ke tempat kami di Taman Sari. Untuk komunikasi baik teknisnya maupun merawat bonsai. Bagus juga kalau iven seperti ini di perbanyak,” ungkapnya.(rls/mok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang