Sabtu, 7 Desember 2019 14:16

Balita 3 Tahun di Rohul yang Tenggelam di Sungai Rokan Ditemukan‎ Meninggal Tersangkut

Melalui pencarian tiga hari, akhirnya Balita 3 tahun yang hanyut dan tenggelam di aliran sungai Rokan Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Balita laki-laki berusia 3 tahun bernama Naswan yang dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Rokan di Desa Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Putra kedua dari pasangan suami-istri Anto dan Mina tersebut ditemukan mengapung dan tersangkut rerumpunan bambu serta ranting pohon berada di tepian sungai Rokan di Dusun Pasir Putus Kelurahan Rokan IV Koto, Kecamatan Rokan IV Koto pada Jumat pagi (06/12/2019) sekira pukul 09.00 WIB.

‎ Informasi dirangkum riauterkinicom, jasad korban Naswan pertama kali ditemukan warga Rokan IV Koto bernama Redman (42), dan sejumlah warga lainnya.‎

Jumat pagi, Redman menyusuri tepian sungai Rokan. Dan setibanya di Dusun Pasir Putus, Kelurahan Rokan IV Koto atau sekitar 1 kilometer dari lokasi awal dilaporkan korban hanyut dan tenggelam di Desa Koto Ruang, saksi melihat ada jasad tersangkut di rumpun bambu di pinggir sungai Rokan.

Tidak menunggu lama, Redman langsung memanggil rekan-rekannya, dan bersama-sama mereka mengevakuasi jenazah korban Naswan ke tepian sungai Rokan, dan kemudian melaporkan ke Polsek Rokan IV Koto.‎

Bersama anggota TNI dan Polri, serta masyarakat, jenazah korban Naswan kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul, untuk dikebumikan oleh pihak keluarga.

Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, SIK, melalui Kapolsek Rokan IV Koto Iptu Rusmizahelpi membenarkan korban yang dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran sungai Rokan pada Rabu (04/12/2019) sudah ditemukan.

"Sudah di rumah duka. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut," ungkap IPTU Rusmizahelpi, didampingi Kanit Reskrim Polsek Rokan IV Koto Bripka Elfajri Amni.

Di lain tempat, Danramil 13 Rokan IV Koto Kodim 0313/KPR Kapten ARH Horas Simbolon mengimbau masyarakat Rohul, khususnya yang bermukim dekat aliran sungai Rokan atau sungai Rokan Kiri untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di sepanjang aliran sungai Rokan di saat kondisi air sedang naik atau tinggi.

"Kami dari TNI mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di aliran sungai (Rokan) di saat air sedang tinggi seperti saat ini," pesan Kapten ARH Horas Simbolon.

Sebelum kejadian, korban Naswan dan kedua temannya, merupakan warga Desa Koto Ruang berniat mandi, namun lebih dulu bermain di pinggir sungai Rokan.

Saat sedang bersenda gurau, diduga korban terpeleset dan jatuh ke aliran sungai Rokan yang saat itu arus deras dengan kedalaman rata-rata antara 5 meter hingga 6 meter, sehingga korban hanyut dan terseret arus.

Pasca dilaporkan hanyut dan tenggelam, tim gabungan dari Basarnas Riau, BPBD Rohul, TNI-Polri, serta masyarakat melakukan pencarian. Setelah tiga hari pencarian, jasad korban baru ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.***(zal)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang