Sabtu, 7 Desember 2019 13:24

Temui Bupati Mursini, Ibu-ibu IKKS dari Sejumlah Provinsi Pulang Kampung

Puluhan ibu-ibu IKKS dari sejumlah provinsi pulang kampung. Mereka bersilaturrahmi dengan Bupati Mursini.

Riauterkini - TELUK KUANTAN - Rindu dengan Kampung halaman ibu-ibu Ikatan Keluarga Kabupaten Kuantan Singingi, (IKKS) pulang kampung bersilaturahmi bersama Bupati Drs. H. Mursini, M.Si, Jumat (6/12/2019) malam.

Ibu-ibu IKKS yang pulang kampung ini tersebar di Pekanbaru, Jawa serta provinsi lainnya di Indonesia. Pertemuan ini berangkat dari sebuah perkumpulan group WhatsApp para mondek-mondek (ibu-ibu,red) asal Kuansing, kemudian tercetus ide pulang kampung bersama.

Kedatangan rombongan ibu-ibu IKKS ini, disambut Bupati Kuansing, H. Mursini didampingi istri Emi Safitri, Sekretaris Daerah Dianto Mampanini,  beserta isteri Indra Luswari, para kepala OPD beserta istri, Camat se Kabupaten Kuansing dan istri para kabag di lingkungan Setda.

Ketua rombongan mondek-mondek Kuansing Rahmita Lutfi menjelaskan, kepulangan mereka kekampung halaman guna meningkatkan hubungan silaturahmi antara masyarakat Kuansing yang ada di perantauan dengan warga masyarakat di kampung halaman. Kemudian juga untuk mengobati rasa rindu akan kampung halaman.

"Saya masih ingat pesan orang tua dulu, jika orang tua telah tiada, maka rajutlah silaturahmi dengan keluarga dan sahabat orang tua kita semasa hidup mereka dulu. Ini jugalah salah satu yang melatarbelakangi kami pulang ke kampung halaman secara bersama-sama, ini" ujar anak almarhum Frof Muhtar Lutfi tersebut mengungkapkan.

Ia sebutkan, ibu ibu yang tergabung ke dalam group "WhatsApp mondek" Kuansing ini ada sekitar 65 orang. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang, ada dari birokrat, dosen, pegawai swasta bahkan ibu rumah tangga.

"Namun yang bisa hadir pada hari ini ada sekitar 30 orang," ungkap Rahmita. Ketika memperkenalkan rekan-rekannya yang ikut pulang kampung bersama. Bila diperhatikan banyak diantara yang hadir tersebut berpendidikan doktor (S3). Juga tampak hadir dalam rombongan tersebut isteri mantan Bupati Kuansing Asrul Jaafar.

Bupati Kuansing Mursini, sangat menyambut baik kehadiran mondek-mondek Kuansing, karena dapat  meningkatkan hubungan silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Kuansing dengan warga asal Kuansing yang ada di perantauan.

"Disamping itu, kedatangan mondek-mondek Kuansing ini juga telah menambah spririt jajaran Pemkab Kuansing dalam membangun Kabupaten Kuansing menjadi lebih maju lagi kedepannya," kata Bupati.

"Dalam rombongan mondek-mondek kita yang hadir ini banyak sekali ber pendidikan doktor. Harapan kami tentunya bisa membantu memberikan sumbangsih pemikiran bagi pembangunan kita dimasa yang akan datang. Disisi mana kekurangan kami dalam membangun daerah mohon kami diberi masukan. Apa lagi kita tentunya tidak mau ketinggalan dibandingkan daerah lain dalam hal pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat," kata Mursini.

Bupati Mursini mengungkap, selama sekitar 3,5 tahun dirinya memimpin Kuansing banyak pembangunan infrastruktur yang sudah dibangun. Baik itu berapa jalan, jembatan, sekolah, kantor desa, ruang labor, tribune hakim pacu jalur, tempat objek-objek wisata, turap dan infrastruktur lainnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKk Kuansing Emi Safitri mengharapkan selama dua hari melakukan kunjungan di kampung halaman, akan dibawa melihat berbagai objek wisata yang ada di kota jalur.

"Rencananya kita mengajak ibu-ibu melihat air terjun Guruh Gemurai di Lubuk Jambi dan air terjun Batang Koban Tujuh Tingkat di Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan. Kemudian besok harinya Minggu rombongan akan di bawa untuk melihat destinasi  wisata di Kecamatan Gunung Toar Kuantan Tengah dan  kecamatan di bagian hilir. Seperti melihat tenun, batik dan songket Kuansing yang telah telah memiliki motif Kuansing seperti motif jalur, perahu bagandung dan motif sifut dimana juga telah mendapat sertifikat HAKI," papar Emi Safitri.* (Jok/rls)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang