Jum’at, 6 Desember 2019 09:14

Kongres Budaya Banjar V Hasilkan Penyempurnaan AD/ART KBB

Kongres Budaya Banjar V resmi ditutup. Hasilnya, dilakukan beberapa perubahan penyempurnaan AD/ART.

Riauterkini - PEKANBARU - Kongres Budaya Banjar V resmi ditutup oleh Presiden KBB Tutuha Nang Batuah Drs H Rudy Ariffin MM (1/12/19) lalu. Sebelum ditutup masing-masing Bidang menyerahkan hasil pembahasan dan rekomendasi kepada Ketua Umum Pengurus Besar KBB untuk ditetapkan oleh Pengurus Besar KBB sebagai kebijakan organisasi yang akan ditetapkan kedepannya.

Yang paling alot adalah pembahasan hasil kerja Bidang Organisasi. Yaitu, perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Kerukunan Bubuhan Banjar Ketua Bidang Organisasi Kongres Budaya Banjar H Noor Alamsyah SH menyampaikan beberapa harapan.

"Dengan disahkannya perubahan AD dan ART ini Insya Allah bisa meredam adanya selisih paham yang terjadi selama ini. Yakni mengenai wilayah dan kepengurusan KBB," kata Noor Alamsyah.

Dalam arahannya sebelum menutup Kongres Budaya Banjar V H Rudy Ariffin selaku Ketua Umum Pengurus KBB berpesan agar warga KBB baakuran kada bacakut papadaan.

"Ini adalah kerukunan jadi mari kita berukun-rukun haja baik Pengurus Wilayah maupun Pengurus Daerah sama saja pada Bubuhan Banjar mari kompak untuk melestarikan budaya Banjar," ujar Rudi.

Terkait Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga kedepannya KBB harus benar-benar mempedomaninya agar KBB bisa berjalan sesuai mekanisme dan untuk memilih ketua sedapat mungkin mengedepankan musyawarah.

Penyerahan Draft Perubahan AD/ART diserahkan langsung oleh Ketua Bidang Organisasi H Noor Alamsyah SH didampingi Sekretaris Indrawansyah Syarkowi, SE MSi dan Hatta Ketua Umum Pengurus Wilayah KBB Jambi selanjutnya Pengurus Besar KBB membentuk Tim Perumus untuk menyesuaikan dengan saran dan masukan dari peserta Kongres.

Sedangkan Sekretaris Bidang Organisasi Indrawansyah Syarkowi, SE MSi menjelaskan soal perubahan AD/ART KBB. Beberapa hal mendasar pertama terkait Numenklatur yaitu jabatan Sekretaris Umum dipusat berganti menjadi Sekretaris Jenderal, Pengurus Besar dirubah menjadi Pengurus Pusat, pengaturan Pengurus Daerah, Kecamatan yang sebelumnya tidak ada melalui perubahan ini sudah diatur didalam AD/ART.

"Insya Allah Draft AD/ART yang kita susun bersama teman-teman ini lebih lengkap dari yang sebelumnya dan saya apresiasi terhadap arahan Ketua Umum sebelum penutupan tadi beliau berharap kedepannya KBB agar benar-benar mempedomani AD/ART arahan Ketua Umum ini sejalan dengan rekomendasi yang saya berikan pada saat menjadi Narasumber Kongres Budaya Banjar ini yaitu agar KBB Konsisten dengan menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART Insya Allah KBB akan solid dan tidak bisa diombang ambingkan kesana kemari," papar Indra.***(rls)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang