Kamis, 5 Desember 2019 16:32

Wabup Kuansing Bertekad Tingkatkan Kesejateraan Masyarakat Lewat Perkebunan dan Pertanian

Wakil Bupati Kuansing H Halim sudah bertekad. Mengoptimalkan pertanian dan perkebunan untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, H. Halim, memiliki tekad meningkatkan perekonomian masyarakat melalui bidang pertanian dan perkebunan.

"Untuk mencapai itu kita perlu mengoptimalkan potensi yang ada dengan memberdayakan SDM sehingga apa yang kita harapkan akan bisa tercapai," ungkap H. Halim, Kamis (5/12/2019) kepada wartawan.

    Potensi yang perlu dioptimalkan itu kata Wabup seperti sektor perkebunan dan pertanian. Untuk sektor perkebunan, langkah ini telah ia lakukan bersama Mursini, melalui penyaluran bibit sawit gratis ke masyarakat.

Penyaluran bibit sawit ini telah mereka mulai sejak tahun 2017 lalu, pada saat itu, setidaknya 150.000 batang bibit sawit gratis dibagikan ke masyarakat dengan pola pembagian melalui sistim kelompok.

  Kemudian pada tahun 2018 pengadaan bibit sawit ini ditiadakan, karena mengingat penyaluran bibit yang akan dibagikan dapat menimbulkan persoalan, dan tak ingin masyarakat dirugikan maka akhirnya dibatalkan.

Selanjutnya, pada tahun 2019 pemerintah MH kembali menyalurkan bantuan bibit sawit sebanyak 119.364 batang dengan pola yang sama melalui Kelompok Tani.

Sedangkan di tahun 2020, melalui ekspos program strategis Pemrintah Daerah, diketahui Pemkab Kuansing, kembali akan menyalurkan bantuan bibit sawit gratis kepada masyarakat sebanyak 70.200 batang.

Wabup sendiri berharap, program ini agar tetap berlanjut. "Mudah-mudahan kedepan terus akan dilanjutkan, karena merupakan langkah untuk mensejahterakan masyarakat sekian tahun kedepan," jelasnya.

    Tidak hanya di bidang perkebunan, kedepan Wabup juga mempunyai tekad menggali potensi lain di bidang pertanian, seperti komoditi Serai Wangi dan Durian Munsanking.

Untuk Serai Wangi ini, Wabup sendiri sudah membudidayakan di lahan pertanian miliknya sejak beberapa tahun belakangan. Uji coba yang ia lakukan ini tidak sia-sia bahkan sudah membuahkan hasil.

"Alhamdulillah setelah kita uji coba bisa berhasil, tinggal lagi bagaimana polanya untuk dikembangkan ke masyarakat. Untuk Serai Wangi ini, harga minyak olahannya perkilonya berkisar 200 ribu rupiah," jelas Wabup.

   Maka dengan hasil yang telah dicoba ini kata Wabup, ketika disosialisasikan ke masyarakat, masyarakat bisa menerima, karena sudah terbukti, sehingga nantinya mereka tidak kecewa.

   Lebih lanjut, Wabup menyebutkan jenis komoditi lain yang sangat menjanjikan yakni durian unggul jenis mosangking, jenis durian ini menurutnya paling di cari pasaran, baik lokal maupun luar.

Untuk harga perbuahnya kata Wabup hingga mencapai Rp.300.000,- rupiah dan ini pun telah ia uji coba dilahan miliknya, jenis durian ini pun sudah berhasil ia budidayakan.

    "Jenis mosangking ini telah saya uji coba. Umur 5 tahun sudah berhasil. Untuk itu masyarakat diharapkan juga menanam jenis durian ini," ajak H. Halim.* (Jok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang