Kamis, 5 Desember 2019 11:47

Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

Majelis Hakim PN Bengkalis vonis mantan Ketua DPC Gerindra 2 tahun dan 2 bulan penjara. Terbukti tidak membayar tagihan material dan menipu mencapai Rp2,874 miliar kepada salah satu toko material.

Riauterkini-BENGKALIS- Terbukti dengan sengaja tidak membayar utang material bangunan untuk proyek pembangunan 100 unit rumah di Kepulauan Meranti tahun 2017 di salah satu toko material di Bengkalis, mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Bengkalis, Mohd. Daniel (40) divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) dengan hukuman penjara selama 2 tahun dan 2 bulan penjara.

Vonis ini jauh lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) dengan hukuman 3 tahun dan 6 bulan (3,5 tahun) penjara.

Daniel terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan tidak membayar utang dan menipu, sehingga menyebabkan kerugian kepada pemilik material bangunan mencapai Rp2,874 miliar lebih.

Sidang vonis digelar di ruang Kartika PN Bengkalis, Ketua Majelis Hakim, Annisa Sitawati, S.H, dua Hakim Anggota, Aulia Fhatma Widhola, S.H, dan Mohd. Rizky Musmar, S.H, M.H, Rabu (27/11/19) pekan lalu.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan menyebabkan kerugian miliaran rupiah," ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari, Iwan Roy Charles, S.H didampingi JPU, Eriza Susila, S.H, Kamis (5/12/19).

Atas putusan ini, sebelumnya JPU menyatakan pikir-pikir.

Terdakwa Daniel didampingi Penasehat Hukum (PH), Khairul Majid, S.H.

"Atas putusan tersebut klien kami menyatakan menerima, jadi tidak ada upaya hukum lagi," kata Khairul Majid.***(dik)

Foto : Sidang mantan Ketua DPC Gerindra, Mohd. Daniel (40) atas kasus tidak bayar utang material ke salah satu toko di Bengkalis belum lama ini.

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang