Ahad, 1 Desember 2019 09:40

Kabag RSUD PB Riau Paparkan Peran Pemuda Banjar Diera 4.0 di Banjarmasin

Kongres Budaya Banjar V di Banjarmasin di Hotel Aria Barito Banjarmasin. Salah satu pembicara yakni Kabag RSUD PB Riau yang memaparkan peran pemuda Banjar diera 4.0.

Riauterkini - PEKANBARU - Pengurus Besar Kerukunan Bubuhan Banjar menyelenggarakan kegiatan Kongres Budaya Banjar V di Banjarmasin dari tanggal 28 November sampai dengan 1 Desember 2019 di Hotel Aria Barito Banjarmasin.

Peserta yang hadir mengikuti kongres tersebut Pengurus Besar KBB, Pengurus Wilayah KBB Provinsi se-Indonesia, Bubuhan Banjar dari Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, Pengurus KBB Kabupaten/ kota se-Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan kongres diisi dengan kegiatan ceramah, forum diskusi atau FGD dan persidangan. Ada delapan narasumber yang diundang sebagai pembicara. Pertama yakni Indrawansyah Syarkowi, SE MSi yang juga Kabag Umum RSUD Petala Bumi (RSUD PB) Provinsi Riau. Dr Setia Budi PhD selaku Dosen Universitas Lambung Mangkurat, Jamal T Suryanata dan Dr Humaidi Abdussami masing-masing Sastrawan Banjar.

Kemudian ada juga Dr Humaidi Abdussami Pemerhati Budaya Banjar, Dr Abdurrahman Muhammad Fachir Menteri Luar Negeri RI Periode 2014-2019, Prof Dr Mohd Salleh Lamry dari Malaysia, H Rudy Ariffin Presiden KBB dan Nola Fibriyani dari Singapura.

Salah satu pembicara Indrawansyah Syarkowi, SE MSi memaparkan Peran Pemuda diera 4.0 dan 5.0 dalam rangka penguatan jati diri urang Banjar dan pelestarian kebudayaan banjar. Paparan itu mendapatkan respon positif dari peserta. Dimana Indra menjelaskan tentang jati diri urang Banjar, kilas balik peran pemuda banjar dimasa lalu sekarang dan akan datang.

Selain itu apa potensi urang Banjar juga diungkapkan dan KBB perlu membridging potensi yang ada pada para tutuha sebagai tuahnya dan potensi pemuda dengan tagahnya para tutuha memahami dengan baik jati diri dan budaya Banjar, sedangkan pemuda memiliki skill untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi informasi dan untuk menyiapkan diri dalam menghadapi era 4.0.

Indrawansyah yang juga tokoh pendiri IKABRI dan KBB Riau ini menyarankan kepada Pengurus Besar KBB agar membentuk lembaga Banjar Cyber Community (BCC).

Sementara Presiden KBB H Rudy Ariffin dalam sambutannya mengingatkan kembali kepada warga Banjar agar meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian budaya Banjar.

Terutama mempersiapkan diri dalam menghadapi era 4.0 sekaligus meningkatkan silaturrahmi untum menambah rakat sesama bubuhan Banjar, acara kongres dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila.***(rls/mok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang