Jum’at, 29 Nopember 2019 16:08

Tindak Lanjuti Aksi KPK, BPPRD Meranti Sosialisasi Aplikasi SiTanjak

BPPRD Meranti sosialisasikan aplikasi SiTanjak. Langkah meninindak-lanjuti aksi KPK.

Riauterkini-SELATPANJANG - Badan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Sosialisasi dan pelatihan Aplikasi Sistem Pengelolaan Pendapatan Perpajakan (SiTanjak).

Kegiatan yang dibuka Sekdakab Kepulauan Meranti, H Yulian Norwis, Jum'at (29/11/20) pagi itu berlangsung di Ballroom AKA Meranti Hotel, Jalan Terubuk, Kelurahan Selatpanjang Barat.

Menurut Mantan Kadis Pertanian itu, Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai ujung tombak penggerak pembangunan daerah perlu dilakukan upaya maksimal.

Karena sesuai Intruksi Presiden RI, Kata Yulian Norwis, daerah dituntut untuk menggali sumber-sumber pendapatan daerah salah satunya melalui Pajak dan Restribusi.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD), Eri Suhairi S.Sos menjelaskan, pelaksanaan Aplikasi Sistem Pengelolaan Pendapatan Perpajakan (Sitanjak) ini merupakan rencana aks Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang Optimalisasi Penerimaan Daerah.

Rencana aksi KPK itu, Kata Eri terkait sistem pengelolaan pendapatan asli daerah melalui pajak dan retribusi, perbaikan sistem sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaannya.

Aplikasi Sistem Pengelolaan Pendapatan Perpajakan (Sitanjak), menurut Eri, ini juga untuk pemaksimalan pengelolaan perpajakan daerah yang lebih baik, sehingga bisa menunjang penambahan ABPD melalui PAD.

Untuk diketahui, dalam acara sosialisasi dan pelatihan itu, BPPRD mendatangkan Pemateri dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Inhu, Muhammad Arifin MSi,

Dimana Kabupaten Inhu merupakan Kabupaten percontohan di Provinsi Riau terkait Aplikasi Sistem pengelolaan pajak dan retribusi.***(rud)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang