Jum’at, 22 Nopember 2019 12:57

Kantor Pajak Laksanakan Kegiatan "Pajak Bertutur" di Telukkuantan

Digelat kegiata "Pajak Bertutur" di Telukkuantan. Tajaan Kantor Pajak yang digelar serentak nasional.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Sebagai bentuk sikap untuk mematuhi taat pajak bagi segenap pemangku kepentingan Kantor Pajak melaksanakan kegiatan "Pajak Bertutur" secara serentak di Seluruh Indonesia.

"Acara ini diselenggarakan di seluruh Indonesia, mulai dari jam 09 s/d jam 11. Untuk Kuansing menjadi tanggungjawab saya selaku Kepala Kantor Pajak Telukkuantan," ujar Catur Tenang Manis Soeryanto, Jumat di SMKN 2 Telukkkuantan.

Menurut Catur, pajak merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan dalam rangka mewujudkan tujuan negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia, terutama guna memajukan kesejahteraan umum.

Sehingga menurutnya, diperlukan sikap sadar dan taat pajak dari segenap warga Indonesia, sebagai bentuk gotong royong warga negara dalam memikul beban pembangunan.

Untuk diketahui kata Catur, denyut pembangunan di Indonesia, mayoritasnya masih banyak bersumber dari APBN yang ditopang dari penerimaan pajak yakni sekitar 76 persen.

Ia mencontohkan seperti pembangunan Daerah, masih banyak ditopang pusat, melalui DAK dan DAU serta pembangunan bantuan fisik lainnya.

Namun, menurut Catur, selama rentang waktu 2009 - 2018 penerimaan pajak belum pernah mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan." Tingkat kepatuhan perpajakan (formal dan material) masih renda," ungkapnya.

Padahal sebut Catur, masih banyak potensi ekonomi nasional yang belum tergali, karena masyarakat memandang Direktorat Jendral Pajak (DJP) sebagai instansi yang kurang dipercaya.

Fakta-fakta itu menurutnya, menunjukkan rendahnya kesadaran pajak dikalangan wajib pajak dan masyarakat Indonesia, sementara bonus demokgrafi Indonesia 2010 - 2045 harus dapat dimanfaatkan untuk dapat mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

"Maka dalam hal ini diperlukan kesiapan generasi yang memiliki kesadaran pajak. Budaya kesadaran pajak harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan agar bisa menjadi salah satu karakter generasi bangsa yang cinta tanah air dan bela negara dalam melaksanakan kewajiban perpajakan," tuturnya.

Ia berharap melalui acara "Pajak Bertutur" dapat menarik perhatian masyarakat dan pemangku dunia pendidikan untuk menyadari adanya program pajak masuk dalam pendidikan dan selanjutnya bisa memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Kemudian, dalam rangka menggaungkan program inklusi kesadaran pajak serta untuk membangun hubungan baik dengan pemangku kepantingan pendidikan, pihak DJP melaksanakan kegiatan "Pajak Bertutur" 2019 ini dengan tema "Guru, baktimu tiada tara" tema ini diambil sebagai bentuk penghormatan memperingati hari Guru yang jatuh 25 Nopember 2019.

Dikesempatan ini, Catur selaku Kepala Pajak Telukkuantan, tak lupa mengucapkan terimakasih kepada pihak SMKN 2 Telukkuantan, atas sambutannya yang luar biasa kepada pihaknya bersama jajaran.

"Sambutannya luar biasa, saya merasa sangat terharu, begitupun doanya juga mengena ke hati. Ini akan menjadi ingatan saya selalu, karena begitu luar biasa," ungkap Catur.* (Jok)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang