Rabu, 20 Nopember 2019 23:42

Diduga Aniaya Anak Tiri, Pria Asal Rokan IV Koto Dikerangkeng di Mapolres Rohul

Seorang ayah di Kabupaten Rohul diduga menganiaya‎ anak tirinya yang masih berusia 9 tahun, hingga korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Aksi kekerasan terhadap anak di bawah atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masih saja terjadi. Bahkan, pelakunya orang terdekat korban.

Aksi kekerasan terhadap anak di bawah umur kali ini menimpa Ad (9 tahun) atau sebut saja Putra, yang diduga dianiaya oleh ayah tirinya inisial AL (37 tahun) petani di salah satu desa di Kecamatan Rokan IV Koto.

Berdasarkan catatan Polres Rohul, tersangka AL, terduga pelaku penganiayaan anak tirinya, diamankan Unit Reskrim Polsek Rokan IV Koto pada Ahad malam (17/11/2019) sekira pukul 20.00 WIB, setelah dirinya dilaporkan dengan tuduhan tindak pidana penganiayaan atau KDRT.

Dugaan penganiayaan dilakukan pria berprofesi petani terhadap anak tirinya terjadi pada Sabtu (16/11/2019), di rumah yang mereka tempati di kebun salah seorang warga di Kecamatan Rokan IV Koto.

Terungkapnya dugaan penganiayaan berawal saat seorang warga membawa Putra ke rumah Ketua RT pada Sabtu sekira pukul 15.40 WIB. Pengakuan Putra, dirinya diusir dari rumahnya, setelah sebelumnya diduga dirinya dipukuli oleh ayah tirinya.

Setelah diperiksa, Ketua RT melihat di sekujur tubuh anak ini tampak penuh dengan luka lama dan luka baru. Saat ditanya, Putra‎ mengaku dipukuli oleh ayah tirinya, dan hampir setiap hari ia dianiaya.

‎Melihat itu, lantas Ketua RT memanggil Kepala Dusun dan menyuruh membawa Putra ke pihak Kepolisian, sekaligus melaporkan dugaan penganiayaan yang dialami anak malang ini guna diproses lebih lanjut.

Pasca menerima laporan dari warga, Ahad malam (17/11/2019) sekira pukul 19.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Rokan IV Koto melaporkan kejadian ini ke Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Rusmizahelpi SH.

"Selanjutnya Kapolsek Rokan IV Koto memerintahkan unit Reskrim Polsek Rokan IV Koto melakukan pemanggilan terhadap diduga pelaku‎," jelas Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, melalui Paur Humas Polres Rohul IPDA Feri Fadli SH, Selasa (20/11/2019).

Setelah terduga pelaku inisial AL datang ke Mapolsek Rokan IV Koto. Hasil interview, pelaku mengakui ada menganiaya korban, dan saat itu juga pria ini langsung dilakukan penangkapan.

Setelah mengamankan terduga pelaku,‎ Unit Reskrim Polsek Rokan IV Koto melaksanakan gelar perkara di Satuan Reskrim Polres Rohul, guna meningkatkan proses perkara ke tahap penyidikan.

"Dari hasil gelar perkara bahwa proses penyidikan terhadap perkara tersebut kemudian dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu, dan pelaku saat ini diamankan di Polres Rokan Hulu," pungkas IPDA Feri.

Pantauan riauterkinicom, korban Putra sendiri telah dilakukan visum dan rontgent di RSUD Rohul, didampingi sejumlah petugas dari Dinas Sosial P3A‎ Kabupaten Rohul.

Saat diperiksa salah seorang dokter UGD RSUD Rohul, Putra mengakui sejumlah luka di tubuhnya karena diduga dianiaya oleh ayah tirinya, seperti di bagian kaki, punggung, serta tangan kiri korban yang diduga patah.

Menurut salah seorang petugas Dinsos P3A Rohul, untuk sementara Putra dirawat di salah satu panti asuhan yang ada di Pasirpangaraian, sekaligus‎ untuk kesembuhan dan trauma yang dialaminya.***(zal)




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang