Selasa, 19 Nopember 2019 20:32

Bangkai Gajah di HTI PT Arara Abadi Tanpa Gading

Setelah di neukropsi, bangkai gajah di HTI PT Arara Abadi adalah korban perburuan gading.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Selasa (19/11/19) mengatakan bahwa neukropsi yang dilakukan tim medis Balai Besar KSDA Riau terhadap bangkai gajah yang ditemukan di HTI PT Arara Abadi menerangkan ada dugaan bahwa gajah mati karena pembunuhan/ perburuan dengan pemotongan kepala untuk pengambilan gading.

"Kondisi kepala Gajah sudah terpotong dari pangkal belalai dimana belalai terpisah dari tubuh dengan jarak 1 (satu) meter. Dugaan bahwa Gajah mati karena pembunuhan/ perburuan dengan pemotongan kepala untuk pengambilan gading," terangnya.

Suharyono mengatakan bahwa kondisi bangkai Gajah sudah membusuk dan diperkirakan Gajah tersebut mati kurang lebih sudah 6 (enam) hari. Tidak ditemukan tanda-tanda keracunan dan bekas jerat.

"Gajah yang mati berjenis kelamin jantan berumur 40 tahun. Pada saat pemeriksaan tidak ditemukan proyektil peluru," katanya.

Gajah tersebut menurut Suharyono merupakan Gajah yang termasuk dalam subpopulasi (kelompok) Gajah Giam Siak Kecil. *(H-we)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang