Ahad, 17 Nopember 2019 20:25

Jalan Poros Kota Duri Rusak, Pemkab Bengkalis Terkesan Tutup Mata

Warga Mandau keluhkan kondisi Jalan Utama Kota Duri yang rusak dan tak kunjung diperbaiki. Padahal pengendara sering jatuh di tempat tersebut.

Riauterkini - DURI - Genangan air limbah rumah tangga bertahun di Jalan Utama Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis akibat sistem drainase yang tidak baik membuat kondisi Jalan itu rusak meski telah berganti pemimpin Negeri berjuluk Sri Junjungan Bengkalis.

Kini, kondisi jalan dengan kerusakan parah hingga mengundang reaksi keras pengguna jalan kembali mencuat. Meski kondisi badan jalan yang terkadang membuat kecelakaan tunggal akibat menghindari lobang, namun Pemerintaj terkesan tutup mata dan terbukti dengan hampir dipenghujung tahun, tanda tanda perbaikan tak kunjung dilakukan.

" Sudah sering pengendara jatuh disini, tampaknya tidak menjadi perhatian Pemerintah. Beberapa bulan lalu pernah ada aksi dari warga dengan membentang poster berisi protes Jalan Rusak, baru diperbaiki. Itupun dengan hanya ditimbun dengan kerikil dan pasir. Kini, kondisi kembali rusak dan terkesan dibiarkan. Tapi katanya Kabupaten kaya tapi kok jalan rusak sedikit saja tak mampu memperbaiki. Sudah silih berganti pemimpim Bengkalis ini, tapi memperbaiki Jalan Sudirman ini saja tak ada yg tuntas,"ujar salah seorang sekitar Jalan rusak tersebut.

Menaggapi kondisi Jalan dan proses perbaikannya tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis, Komisi II, Rianto angkat bicara. Menurutnya, Proses lelang Proyek  Pemeliharaan Jalan Utama di Kota Minyak Duri telah memasuki masa sanggah. Artinya, sudah ada pemenangnya.

"Dewan dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tahu kerusakan Jalan Jenderal Sudirman Duri itu. Pemeliharaan dan perbaikan aspal ruas Jalan yang rusak sudah dilakukan tapi, drainase rusak dan air comberan berasal dari limbah rumah tangga yang membuang dan mengalirkannya ke parit sehingga melimpah dan mengalir ke badan,"terangnya.

Dikatakan Rianto, Pemkab bukan tidak mau tahu atas kerusakan jalan tersebut. Dalam mengelola APBD tidak seperti mengelola duit kantong sendiri. Ada prosedur penanganan yang mesti dilalui berdasarkan undang - undang. Namun, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis cepat tanggap terhadap situasi kepentingan dan fasilitas umum seperti, rusaknya aspal ruas Jalan Jenderal Sudirman Duri." Jangan di hebohkan dulu, baru sibuk mengkalrifikasi,"pesannya.

Ditahun 2020 mendatang, Komisi II meminta agar dana pemeliharaan Jalan - Jalan Poros Utama Kabupaten seperti Jalan Jenderal Sudirman tersebut lrbih ditingkatkan lagi anggarannya dan cepat dalam mengeksekusi. "Kami dari Dewan, terutama Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis mendukung langkah langkah cepat dari Pemerintah. Jangan hanya Omdo, kasian masyarakat,"ungkapnya.*(hen)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang