Rabu, 13 Nopember 2019 22:39

Pertama di Provinsi Riau, 21 ASN Pemkab Rohul Jalani Ujian Sertifikasi Kompetensi

BPJ Setdakab Rohul bersama LKPP mengadakan Ujian Sertifikasi Kompetensi‎ diikuti 21 ASN di lingkungan Pemkab. Diharapkan, puluhan ASN ini lulus di ujian.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti Ujian Sertifikasi Kompetensi Okupasi Skema Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan dan Pejabat Pengadaan di Lingkungan Pemkab Rokan Hulu (Rohul)‎.

Ujian Sertifikasi Kompetensi diprakarsai Badan Layanan Pengadaan Barang/Jasa (BLP) Setdakab Rohul‎, bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)‎, menggunakan sharing budget.

Karena keterbatasan Asesor Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa, maka ujian yang dipusatkan di aula dan laboratorium Masjid Agung Islamic Center, Pasirpangaraian, dibagi dua periode, yaitu Periode pertama diadakan 13-15 November 2019. Sedangkan periode kedua diadakan 25-27 November 2019.

Ujian Sertifikasi ini resmi dibuka Bupati Rohul H Sukiman, Rabu (13/11/2019), diwakili Asisten II Ekonomi Pembangunan Setdakab Rohul Ir H Muhammad Ruslan M.Si, didampingi Kepala BPJ Setdakab Rohul Muhardhan Julfathony S.STP‎, dan perwakilan LKPP.

Kepala BPJ Setdakab Rohul, Muhardhan Julfathony, mengatakan Ujian Kompetensi Sertifikasi perdana diikuti 21 peserta, terdiri Pengelola Pengadaan Barang/Jasa pemerintah (PBJ) Madya, PPK, Pokja Pemilihan dan Pejabat Pengadaan.

Muhardhan mengungkapkan dari 21 peserta, seorang peserta di antaranya mengikuti ujian kompetensi skema pengelola PBJ Madya, 8 peserta mengikuti ujian kompetensi skema PKK, 7 peserta mengikuti kompetensi skema Pokja Pemilihan.

"Dan ada 5 peserta lagi mengikuti akan ujian kompetensi skema Pejabat Pengadaan," jelas Muhardhan, Rabu, dan mengaku peserta Ujian Kompetensi Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah tidak dikenakan biaya.

‎‎ Muhardhan menerangkan ada 14 unit yang harus dikuasai peserta skema PPK, 9 unit untuk Pejabat Pengadaan, dan 11 unit untuk Pokja Pemilihan.‎

"Satu saja tidak lulus (unit), maka tidak dapat disebut kompeten, dan nanti boleh kembali mengulang saat uji kompetensi yang ia tidak lulus sebelumnya," kata Muhardhan.

Sementara, Asisten II Ekbang Setdakab Rohul, M. Ruslan, mengapresiasi kinerja panitia, karena Ujian Kompetensi Pengadaan Barang/ Jasa pemerintah.

"Saya berpesan kepada setiap panitia untuk mengawal pelaksanaan ujian dari awal hingga akhir, sehingga output dan outdone yang diharapkan dapat tercapai," kata Ruslan.‎

Ruslan mengungkapkan di Provinsi Riau, baru Kabupaten Rohul yang telah melaksanakan Ujian Sertifikasi Kompetensi, tentu ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri, tentu hal ini merupakan sebuah bagi kita, merupakan anugerah tuhan bagi kita semua.

"Kita berharap semua peserta mengikuti Ujian Sertifikasi Kompetensi ini, tentu syaratnya kita harus serius mengikuti ujian ini, sehingga kita punya kompetensi," ungkap Ruslan.

"Tolong bagi peserta yang mengikuti ujian ini untuk serius sehingga kita lulus. Kita berharap yang mengikuti ujian ini lulus semua, sehingga Rohul yang pertama punya pejabat yang sudah punya sertifikat kompetensi pengadaan barang/jasa," pesan Ruslan.

Selain itu, Ruslan mengharapkan lagi seluruh peserta serius dan tekun selama mengikuti Ujian Kompetensi Sertifikasi, sehingga mereka lulus di ujian.

"Kita berharap seluruh peserta untuk serius mengikuti ujian, jangan setengah-setengah," pungkas Ruslan.‎***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang