Rabu, 13 Nopember 2019 16:36

Bupati Kuansing Buka Sosialisasi Program Penurunan Mercury di Pekanbaru

Digelar sosialisasi program penurunan mercury di Pekanbaru. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Kuansing.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, membuka secara resmi sosialisasi Program penurunan dan pengahapusan mercury di sektor pertambangan emas skala kecil di Hotel Pangeran, Pekanbaru Rabu (13/11/2019).

Acara ini dihadiri langsung pihak KLHK RI Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Mineral BPPT, Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba Kementerian ESDM RI dari UNDP.

Kemudian hadir juga, Kepala OPD tingkat Provinsi Riau dan Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala LPPM UR, Camat Singingi,  Kades Logas dan Logas Hilir serta prangkat maupun Kelompok Penambang Emas kedua desa tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerjasam dengan KLHK RI, BPPT dan Kementerian  ESDM RI.

Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M Si pad kesempatan ini menyampaikan terima kasihnya kepada UNDP, BPPT, KLHK, KESDM yang telah menetapkan Kabupaten Kuantan Singingi, sebagai Proyek Gold ISMIA.

Khususnya menetapkan Desa Logas dan Logas Hilir sebagai Lokasi, atas program yang dibiayai UNDP dengan harapan dapat neningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama para penambang skala kecil.

Secara teknologi pengolahan tambang (emas) akan dibantu oleh BPPT nantinya. Bupati berharap program ini bisa didukung dengan sepenuh hati, program ini akan berlabgsung selama 5 tahun mulai 2019 s/d 2023.

Kepada pihak UNDP Bupati juga berharap, dengan terbatasnya APBD Kuantan Singingi, maka ia minta agar bisa membantu program lainnya di Kuansing, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.

Hadir bersama Bupati Plt. Kadis Lingkungan Hidup Drs. Rustam, Kadis Kop. UKM DAGRIN Drs. Azhar, Kadis Kesehatan dr.Reza Cahyadi,  Plt. Kadis Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. Napisman, Plt. Kadis DPMPTSP Naker Mardansyah.

Narasumber dalam kegiatan ini, Baiq Dewi dari Project Manager GOLD ISMIA - UNDP, Ahmad Syauki, Kementerian ESDM, Jelsi, Kemenkes, Widi Brotonegoro, dari BPPT.* (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang