Senin, 11 Nopember 2019 12:40

Polres dan BC Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pengedar 10 Kg Sabu-sabu

Petugas kepolisian dan BC Bengkalis ungkap peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Lima tersangka diringkus dan 10 Kg barang haram sabu-sabu disita.

Riauterkini-BENGKALIS- Jajaran Satuan Serse Narkoba (Sat Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) bekerja sama dengan Bea dan Cukai Bengkalis berhasil ungkap peredaran barang haram jenis sabu-sabu.

Petugas berhasil menyita sedikitnya 10 bungkus besar teh cina logo doraemon dengan berat lebih kurang 10 kilogram (Kg). Petugas juga meringkus diduga sebagai jaringan pengedar lima orang pelaku.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K didampingi Kasat Narkoba AKP Syahrizal, dan KBO Iptu Toni Armando saat jumpa pers dengan awak media Senin (11/11/19) mengatakan, kelima tersangka dan barang bukti berhasil diamankan petugas Sabtu (9/11/19) sekitar pukul 08.00 WIB.

Para pelaku diyakini sebagai sindikat jaringan pengedar antar pulau (Bengkalis dan Pulau Padang) berikut barang bukti itu, berhasil diamankan petugas di lokasi yang berbeda, di pelabuhan penumpang  Desa Tameran, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis tepatnya di pompong (kapal motor) milik salah satu pelaku sedang berlabuh dan diamankan di Desa Tanjung Padang (Pulau Padang), Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selain barang haram sabu-sabu itu, petugas juga merampas satu unit pompong dan beberapa unit ponsel.

Para pelaku yang diamankan petugas, Bh alias alias Idim (32), bekerja sebagai kuli bangunan, warga Jalan Utama Desa Damai, Kecamatan Bengkalis. Kemudian, dua orang pelajar Mn alias Itok (23) dan Rs alias Rasyid (20), Ms alias Lan (32) dan As alias Em (44) keempatnya pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini berdomisili di Tanjung Padang, Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Petugas memperoleh informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi jenis sabu-sabu di pelabuhan penumpang Desa Tameran. Berdasarkan informasi itu tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bengkalis bekerja sama dengan Tim BC Bengkalis melakukan penyelidikan di sekitar Pelabuhan penumpang Temeran Bengkalis. Pada saat di lokasi, tim berhasil mengamankan seorang tersangka Idim dan dua orang tersangka sedang berkomunikasi menggunakan ponsel," ungkap Kapolres.

Setelah dilakukan pengecekan terhadap isi pesan di ponsel milik tersangka Idim, ditemukan percakapan tentang adanya transaksi barang haram. Kemudian dari hasil interograsi, petugas menuju ke Pulau Padang, petugas berhasil menyita diduga barang haram sabu-sabu baru saja disimpan tersangka Idim di rumah tersangka Ms sebanyak 8 bungkus.

"Kemudian tim kembali ke pelabuhan penumpang Desa Tameran untuk melakukan penggeledahan terhadap kapal yang digunakan tersangka dan berhasil menemukan sebanyak  dua bungkus juga diduga barang haram yang sama," kata Kapolres lagi.***(dik)

Foto : Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K gelar jumpa pers pengungkapan peredaran barang haram sabu, Senin (11/11/19).


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang