Jum’at, 8 Nopember 2019 23:30

Daftar di Demokrat Rohul, Erizal Ingin Dua Partai Biru Bersama dan Memenangi Pilkada 2020

Bakal calon Bupati Rohul Erizal berharap PAN dan Partai Demokrat berduet untuk memenangi Pilkada serentak 2020, dan membirukan langit.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bakal calon (Balon) Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Erizal ST menginginkan dua partai biru‎ bersama untuk membirukan langit dan memenangi Pilkada serentak 2020.

Hal itu disampaikan Erizal saat mengembalikan formulir sekaligus mendaftar sebagai Balon‎ Bupati untuk maju di Pilkada 2020 di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Rohul, Jumat sore (8/11/2019).

Kehadiran Erizal bersama belasan relawannya di Kantor DPC‎ Partai Demokrat Rohul, di Jalan Diponegoro Simpang Tugu Pasirpangaraian turut didampingi dua anggota DPRD Rohul dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yaitu Andrizal dan Muliadi Siregar.

Erizal dan rombongan disambut Tim Penjaringan Partai Demokrat Rohul, yaitu Hamdan SE (Ketua), Mukmin Rangkuti SE (Sekretaris), Yusri Nasution (Bendahara), dan Ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan Ujung Batu Muhamad Fadli SH.

Pada kesempatannya, Erizal yang juga Bendahara DPW PAN Provinsi Riau mengharapkan dua partai biru, yaitu PAN dan Partai Demokrat bersama di Pilkada 2020, sehingga langit membiru.

"Mudah-mudahan hubungan kita ini tidak hanya sampai disini," kata pria yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rohul ini.

Membahas soal calon partai politik (Parpol), Erizal mengaku sejauh ini dirinya masih proses penjajakan dan proses komunikasi dengan seluruh Parpol, baik internal maupun eksternal partai, termasuk dengan Partai Demokrat, Partai Golkar, dan lainnya.

"Ada berapa partai, tapi ada partai politik yang sedang kita bangun komunikasi, ada ijo, ada kuning, ada biru,‎ ada kuning," ujarnya.

Erizal mengaku DPD PAN Rohul tetap membuka penjaringan, meski DPP PAN sudah memutuskan memprioritas kader. Penjaringan dilakukan untuk mencari vigur Balon‎ dari luar partai.

Ia menambahkan, setiap Balon Bupati yang berniat diusung PAN di Pilkada 2020 harus berpasangan dengan kader internal PAN.

Kader PAN yang akan diusung DPP juga harus punya elektabilitas tinggi. Bila‎ dalam suatu daerah lebih dari satu kader, diperkirakan Erizal, bisa jadi PAN akan melakukan survey.

"Mau ikut berlayar dengan PAN tentu harus berpasangan dengan kader PAN," ungkap Erizal.

‎Soal komitmen dirinya apakah akan maju sebagai Balon Bupati atau Balon Wabup, Erizal mengatakan hal itu tergantung kesepakatan PAN dengan Parpol lain nantinya.

"Kalau bisa nomor satu kenapa harus nomor dua. Artinya kan politik itu dinamis, tapi hari ini mungkin kita tetap membaca peluang, mana peluang yang lebih besar, kalau peluang kita nomor satu itu mungkin menang ya nomor satu, tapi kalau tidak ya kenapa tidak, tidak harus dipaksakan," pungkas Erizal.***(zal)‎




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang