Kamis, 24 Oktober 2019 14:29

Bangun Insfratruktur, Disdik Bengkalis Tegaskan Patuhi Aturan dan Tidak Bedakan Sekolah

Disdik Bengkalis berupaya maksimal memenuhi sarana dan prasarana pendidikan. Patuhi aturan dan tidak membeda-bedakan sekolah.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, S.Pd, M.Pd menegaskan, bahwa untuk hibah insfrastruktur sekolah swasta seperti ke sekolah-sekolah madrasah sesuai ketentuan adalah tidak diperbolehkan dilakukan terus menerus dalam setiap tahun. Dan prosesnya adalah setahun sebelum disahkan dan sudah melakui diverifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sekretaris daerah (Sekda) maupun bupati.

"Kami tidak memperlambat, tetapi karena ada aturan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan. Seperti usulan 2020, proposal untuk diverifikasi TAPD sejak Juni, tetapi memang ada keterlambatan dari TAPD," ungkap Edi Sakura kepada sejumlah awak media, Rabu (23/10/19).

Lebih lanjut ditegaskan Edi Sakura, Disdik Bengkalis juga tidak membedakan sekolah negeri atau swasta, agama dan non agama, semua akan memperoleh hak yang sama dalam hal pemerataan insfratruktur selama itu tidak melanggar aturan.

"Apabila masuk dalam kategori hibah, maka usulan itu sebelumnya juga harus masuk dalam musyawarah pembangunan desa tempat bangunan yang akan dihibahkan dan tercatat. Agar tidak ada ditemukan kesalahan di kemudian hari. Kalaupun ada regulasi seperti perda, tentu harus tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi," katanya lagi.

Disinggung tentang realisasi kegiatan pada Disdik Bengkalis, Edi Sakura menyampaikan, sudah membaik dan sedikit menurun dibandingkan dengan tahun lalu. Hal itu disebabkan karena lelang proyek-proyek di atas pagu Rp200 juta di unit layanan pengadaan (ULP) prosesnya terjadi keterlambatan. Banyak sekali kegiatan yang belum dikerjakan karena belum dilelang oleh ULP.

"Entah apa permasalahannya kami tidak mengetahui pastinya. Kami berharap kepada ULP untuk anggaran yang kecil-kecil mudah-mudahan bisa terkejar kemungkinan dan dapat dikerjakan. Kalau untuk paket dengan nilai diatas miliaran sangat sulit untuk terkejar dan tidak mungkin lagi terkejar," ujarnya seraya meminta dukungan dan kerja sama dari parlemen, Komisi IV DPRD Bengkalis agar dunia pendidikan di Kabupaten Bengkalis semakin lebih baik.***(dik)




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang