Selasa, 22 Oktober 2019 15:03

Jaksa Kasasi, PT Kuatkan Vonis Seumur Hidup Bandar98 Kg Narkoba

Jaksa langsung ajukan kasasi. Tak puas putusan banding yang menguatkan vonis hukuman seumur hidup bandar 98 kilogram Narkoba.

Riauterkini-PEKANBARU-Jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, ajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Setelah permohonan banding mereka atas putusan vonis bandar narkoba 98 Kilogram. Ditolak pihak Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

PT Pekanbaru, menguatkan dan tetap berpegang pada putusan vonis seumur hidup yang  dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru terhadap terdakwa Syamsudin.

" Hari ini kita telah ajukan kasasi melalui PN Pekanbaru, atas putusan terdakwa Syamsudin," terang Kasi Pidum Kejari Pekanbaru, Robi Haryanto SH, melalui jaksa penuntut Tengku Harly Mulyatie kepada riauterkini.com, Selasa (22/10/19) siang.

Dikatakan Tengku Harly, berdasarkan salinan putusan yang  kita terima pekan kemarin, permohonan kita ditolak, dan kita langsung menyatakan kasasi.

Sebelumnya, jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, mengajukan  banding ke pengadilan tinggi. Karena menilai hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan majelis  hakim Pengadilan Negeri (PN)) Pekanbaru terhadap Syamsudin alias Syam masih terlalu ringan.

Jaksa berharap hukuman terhadap Syamsudin, bandar narkoba 98 kilogram yang ditangkap Tim Direktorat Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) itu, sesuai dengan tuntutan mereka yaitu pidana mati.

Syamsudin sang bandar narkoba  ditangkap Tim Direktorat Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) didepan sebuah ruko di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan, pada tanggal 18 November 2018 lalu itu. Merupakan target pengejaran pihak BNN, setelah dinyatakan buron (DPO) selama 2 tahun.

Dua rekan terdakwa yaitu, Edo Ronaldi dan Idrizal Efendi (telah divonis) mengakui jika pada tanggal 4 Agustus 2016 lalu mereka bertiga disuruh Iwan (DPO) menjemput narkoba jenis sabu sabu seberat 73,6 Kg dan pil ekstasi sebanyak 88 ribu butir seberat 24,3 Kg disebuah pelabuhan tikus di Batu Kundur, Karimun, Kepri.***(har)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang