Senin, 21 Oktober 2019 19:22

Predikat Penduduk Miskin Tertinggi di Riau,
BMRB Rohul Menilai Pemerintahan Bupati Sukiman Gagal Mengatasi Kemiskinan

BMRB Rohul menilai pemerintahan Bupati Sukiman gagal dalam mengatasi angka kemiskinan. Sebab, data BPS menujukkan jumlah penduduk miskin di daerah ini tertinggi di Provinsi Riau.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Barisan Muda Riau Bersatu (BMRB) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menilai pemerintahan H Sukiman sebagai Bupati Rohul gagal dalam mengatasi angka kemiskinan.

Sekretaris BMRB Kabupaten Rohul, Tengku‎ Andri Firdaus SE, mengungkapkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2018 jumlah penduduk miskin di Kabupaten Rohul di angka 10,95 persen dengan predikat memprihatinkan, bahkan lebih tinggi dari angka kemiskinan Provinsi Riau.

"Tentu ini kegagalan pemimpin di Negeri Seribu Suluk dalam menjalankan roda kepemimpinannya. Faktor dari kegagalan ini kita juga melihat beberapa tahun terakhir Rokan Hulu juga mengalami defisit, tentu ini sangat memprihatinkan," jelas Tengku Andri.

Tengku Andri menyarankan Pemkab Rohul, di bawah kepemimpinan Bupati Sukiman mencari solusi, bukan justru menghambur-hamburkan uang, berfoya-foya, dan bersuka ria.

"Seperti mengundang Wali Band saat Hari Ulang Tahun ke-20 Kabupaten Rokan Hulu beberapa waktu yang lalu, itu‎ hanya menghamburkan uang," kata Tengku Andri merasa prihatin.‎

Menurutnya, dengan predikat sebagai daerah termiskin di Provinsi Riau‎, Bupati Sukiman dinilai tidak mampu meminimalisir angka kemiskinan di Kabupaten Rohul.‎

"Mungkin karena kesibukan beliau yang kita lihat hanya kegiatan seremoni, seperti pembukaan turnamen, bernyanyi bersama beberapa Birokrat, dan kegiatan seremonial yang lainnya. Seolah melihat Rokan Hulu ini baik-baik saja," ujarnya.‎



Selain itu, Tengku Andri juga sangat menyayangkan kekosongan jabatan Wakil Bupati Rohul yang sampai saat ini belum juga terisi.‎

"Ini menunjukkan ketidakmampuan pak Bupati Sukiman untuk meng-komunikasikan dengan partai koalisi pada saat Pilbub (Pilkada 2016) kemarin," ungkap Tengku Andri.

‎ Berdasarkan data BPS, tambah Tengku Andri, jumlah penduduk miskin di Provinsi Riau menurut kabupaten/ kota tahun 2018, Kabupaten Rohul‎ menjadi daerah tertinggi angka kemiskinan yaitu 72,28 ribu jiwa, disusul Kabupaten Kampar 69,32 ribu jiwa, dan penduduk miskin di Kabupaten Indragiri Hilir 52,42 ribu jiwa.

‎ Sedangkan untuk persentase penduduk miskin di Provinsi Riau, Kabupaten Rohul berada di urutan kedua di angka 10,95 persen, setelah urutan pertama ditempat Kepulauan Meranti yang mencapai‎ 27,79 persen, dan urutan ketiga ditempati Kabupaten Kuantan Singingi di angka 9,92 persen.***(zal)




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang