Ahad, 20 Oktober 2019 11:12

Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Nasib Rektor UIN Suska. Setelah dilaporkan, pekan ini bakal menghadapi gelombang protes dari mahasiswanya sendiri, karena dianggap otoriter.

Riauterkini - PEKANBARU - Dianggap otoriter, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Akhmad Mujahidin bakal menghadapi gelombang protes dari mahasiswanya sendiri.

Aksi ini tidak hanya dilakukan di kampus, tapi juga di DPRD Riau dengan menginap membuat camp-camp keprihatinan terhadap rektor.

"Pekan ini kita turun bergelombang semua jurusan menuntut sikap otoriter rektor. Kita akan membangun camp di depan kantor rektor dan DPRD Riau juga," kata Yudi Utama, mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska, Ahad (20/10/19).

Sebelumnya, Rektor Akhmad Mujahidin juga sudah dilaporkan ke DPRD Riau karena dituding 'menabrak' SK Pendis Nomor 4961 Tahun 2006 tentang Pedoman Umum Organisasi kemahasiswaan.

Sejumlah kebijakan rektor yang dinilai otoriter terhadap mahasiswa tersebut diantaranya, proses proses pengangkatan Presiden, para Gubernur termasuk pemilihan Sema, HMJ se UIN Susqa Riau dengan melakukan penunjukan atas 'selera' rektor.

Sikap otoriter lainnya yang juga menjadi perhatian mahasiswa seperti Rektor Akhmad Mujahidin melarang mahasiswanya unjuk rasa berkaitan politik vertikal termasuk soal asap. Parahnya lagi, sang Rektor bahkan mengancam sanksi drop out terhadap mahasiswa.

"Sikap otoriter ini membuat kami terpaksa harus ke jalan, mengingatkan kepada rektor," ungkap Yudi.

Sementara Rektor UIN Suska saat dikonfirmasi melalui telepon selulernyatidak menjawab.***(mok)

Keterangan photo: ilustrasi (int)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang