Sabtu, 19 Oktober 2019 16:33

Tak Kunjung Bayar Pesangon, Mantan Karyawan Ancam Duduki Kantor PT SRK di Inhu

Letih menuntut pesangon, puluhan mantan karyawan PT SRK di Inhu segera bertindak. Mereka akan duduki kantor perusahaan.

Riauterkini-RENGAT-Puluhan mantan karyawan perkebunan sawit PT Sinar Reksa Kencana (PT SRK), sepakat akan duduki kantor besar PT SRK yang tak kunjung membayar pesangon sesuai kesepakatan bersama yang telah ditanda tangani.

Aksi menduduki kantor besar PT SRK yang berada di Kecamatan Batang Peranap dan Kecamatan Rakit Kulim, Inhu akibat ingkar janji Haryono selaku Dirut PT SRK yang tak mengindahkan kewajiban membayar pesangon karyawan sesuai berita acara kesepakatan antara karyawan dan Haryono selaku Dirut PT SRK pasca akuisisi PT SRK yang dilakukan oleh PT Mentari group. Disampaikan perwakilan karyawan Baharuddin Gurning yang juga mantan manager PT SRK Inhu, Sabtu (19/10/19) kepada awak media.

"Senin (21/10) seluruh karyawan akan menduduki kantor kebun dan tidak boleh lagi ada aktivitas sebelum ada kejelasan hak-hak tentang pesangon pekerja, sesuai kesepakatan yang telah ditanda tangani bersama," tegasnya.

Rencana didudukinya kantor besar PT SRK dilakukan setelah puluhan karyawan PT SRK, melihat tidak adanya itikad baik Dirut Haryono dan managemen PT SRK terkait kewajiban dalam pembayaran pesangon yang telah disepakati bersama sejak bulan Agustus 2019 lalu.

"76 orang mantan pekerja PT SRK ini menuntut hak-haknya dibayarkan penuh sesuai berita acara kesepakatan bersama dengan direktur utama PT SRK yang lama, yang telah menyepakati untuk melaksanakan kewajibanya dengan membayarkan pesangon pekerja pada akhir September 2019. Namun, hingga kini Haryono selaku direktur PT SRK tidak mengindahkan perjanjian dan mengingkari pembayaran pesangon yang menjadi hak pekerja," ungkapnya.

Sementara itu hingga berita ini dibuat, Haryono selaku Dirut PT SRK lama sebelum diakusisi oleh PT Mentari group yang dituding mengingkari perjanjian dengan tidak membayarkan pesangon yang menjadi hak para pekerja, belum dapat dikonfirmasi. Baik melalui seluler maupun pesan singkat yang dikirim awak media. *** (guh)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang