Sabtu, 19 Oktober 2019 12:24

BLP Barang/Jasa Setdakab Rohul Adakan Bimtek Persiapan Uji Kompetensi untuk PPK, Pokja, dan PP

Puluhan PPK, Pokja, dan PP dari OPD di lingkungan Pemkab Rohul diberi pembekalan Bimtek sebagai persiapan sebelum mengikuti Uji Kompetensi.

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Badan Layanan Pengadaan (BLP) Barang/Jasa Setdakab Rokan Hulu (Rohul)‎ mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Uji Kompetensi Okupasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Skema Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kelompok Kerja (Pokja), dan Pejabat Pengadaan (PP), Sabtu (19/10/2019).

‎Bimtek yang diadakan selama dua hari ini dibuka oleh Kepala BLP Barang/Jasa Setdakab Rohul, Muhardhan Zulfatoni SSTP, dengan mendatangkan pemateri dari Bidang Pengembagan Program dan Pemantauan Evaluasi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Wisnu Setyo Wijoyo MM.

Kepala BLP Barang/Jasa Setdakab Rohul, Muhardhan Zulfatoni, mengatakan Bimtek ini diikuti 30 peserta, terdiri dari 11 PPK, 9 Pokja, dan sisanya 10 orang lagi merupakan PP dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Rohul yang punya banyak paket pengadaan.

"Memang nggak seluruh OPD, jadi ini kan perdana baru nih, sertifikasi ini kita laksanakan di perdana," jelas Muhardhan usai membuka Bimtek‎, Sabtu, dan diakuinya seluruh Pokja mengikuti Bimtek selama dua hari ini.

Muhardhan menuturkan tujuan dari Bimtek tersebut adalah‎ dalam rangka menjalankan amanat Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Dalam salah satu pasal menyebutkan, sambung Muhardhan, paling lambat tahun 2023 seluruh pengelola pengadaan barang/ jasa harus sudah bersertifikat kompetensi.

"Inilah yang kita lakukan pelaksanaan uji kompetensinya itu," ujarnya.

Muhardhan menerangkan‎ sertifikasi kompetensi sendiri akan dilakukan bertahap. Pertama, harus disampaikan lebih dulu portofolio ke LKPP dari masing-masing peserta tanggal 28 Oktober 2019, kemudian baru dilaksanakan semacam assesment.

"Uji kompetensinya yang Insya Allah nanti dilaksanakan di pertengahan November tahun ini," tambahnya.

‎Bimtek dihadiri perwakilan dari LKPP. Awalnya, diakui Muhardhan, pihaknya sangat berharap hadir juga dari asesor, sehingga bisa memberikan pencerahan dan pemahaman terhadap pelaksanaan potensi ke peserta.

Menurut Muhardhan, Bimtek Persiapan Uji Kompetensi ini sangat penting dilaksanakan, karena para pengelola pengadaan barang/jasa harus diakui kompetensinya.

"Dan kita juga sebenarnya berharap dapat lebih memberikan apresiasi terhadap kompetensi yang dimiliki oleh para pengelola pengadaan barang jasa ini,"‎ pungkas Muhardhan.***(zal)




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang