Kamis, 17 Oktober 2019 18:57

Kadin Pekanbaru Bawa Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif ke Rapimnas

Bahas industri kreatif di Rapimko Pekanbaru, Kadin akan membawanya ke Rapimprov dan Rapimnas Kadin ke depan.

Riauterkini-PEKANBARU-Dibahas dalam seminar maupun Rapimko Kadin Pekanbaru, program Kadin Pekanbaru 'pengembangan industri ekonomi kreatif', akan dibawa ke Rapimprov dan Rapimnas Kadin yang akan datang. Demikian diungkapkan Ketua Kadin Pekanbaru, Yuyun Hidayat disela Rapimko Pekanbaru Kamis (17/10/19).

Menurutnya, Pekanbaru hidup dari jasa. Pekanbaru tak punya kawasan produksi seperti kabupaten kota lainnya yang punya kawasan perkebunan, peternakan dan sentra produksi lainnya.

"Industri kreatif menjadi tumpuan. Jika industri kreatif didukung pemerintah, akan bisa menjadi yang terbaik. Pajaknya akan menjadi darah bagi pemko untuk membangun Pekanbaru," terangnya.

Sejauh ini, Pekanbaru memiliki program pengembangan ekonomi bersama 4 kabupaten lainnya. Yaitu Pekansikawan. Yaitu Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan.

Namun, tambahnya, banyak sekali pengusaha luar yang ngajukan ijin untuk membuka usaha di pekan sikawan.

"80 persen pengusaha luar daerah yang mendaftar untuk berbisnis di kawasan Pekansikawan. Seperti pengusaha dari Sumut dan Sumbar. Dikuatirkan pengusaha lokal menjadi penonton," terang Yuyun Hidayat.

Kuncinya, tambah Yuyun, kolaborasi. Baik dengan berbagai pihak. Termasuk dengan perbankan, pemerintah sampai ke pengusaha dari luar Pekanbaru.

"Program pengembangan industri kreatif ini akan kita bawa ke Rapimprov dan Rapimnas Kadin ke depan," terangnya.

Sementara itu, Plh Sekko Pekanbaru, Azwan mengatakan bahwa sektor riil ekonomi kreatif di Pekanbaru yang sudah bergerak dan berkembang adalah kuliner, fashion dan film.

"Pemko akan mendukung upaya yg dilakukan kadin kota Pekanbaru," terang Azwan.

Menyikapi itu, tambah Azwan, perlu kiranya dilakukan pengembangan SDM di UKM untuk masuk di industri kreatif.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang