Kamis, 17 Oktober 2019 15:58

Polda Riau Bekuk 8 Bandar Narkoba Pemilik 89,7 Kg Sabu dan 24 Ribu Butir Ekstasi

Jajaran Polda Riau mengekspos penangkapan 8 bandar narkoba. Diamankan 89,7 kilogram sabu dan puluhan ribu butir ekstasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Hasil pengungkapan tersebut dipamerkan kepada media dalam gelaran konfrensi pers yang dilaksanakan di Mapolda Riau, Kamis (17/10/19). Dimana kasus ini berhasil diungkap oleh Ditresnarkoba Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Polres Bengkalis.

Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi dalam konfrensi pers itu menyebutkan sindikat narkoba ini ditangkap dalam rentang waktu tiga hari setelah dilakukan penyelidikan oleh anggotanya. Sementara inisial para pelaku yakni AG, SP, AM, RY, ML, RA, HS, dan AB.

"Bukan hanya di Riau, ini juga akan diedarkan di luar Riau, seperti ke Sumut, Pelembang, Sumbar bahkan juga keluar pulau Sumatera," Terangnya.

Sementara, Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman menambahkan para pelaku ini sebagian meruoakan pengendali dan sebagian lagi adalah kurir. "Ada juga resedifis yang bernah di penjara dengan kasus serupa," Terangnya.

Sementara saat ini pihak kepolisian tengah mengejar jaringan narkoba yang menjadi DPO dalam perkara tersebut.

Untuk diketahui kronologis penangkapan bermula dari pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2019 sekitar pukul 19.00 wib, Tim Tiger yang dipimpin oleh Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman, telah mendapatkan info dari informan, maka Tim melakukan penyelidikan sejak tanggal 25 Agustus 2019 terhadap identitas dan tempat tinggal tersangka AG. Hari Selasa mulai dilakukan pembuntutan, pada saat yg tepat berdasarkan hasil penyelidikan yang akurat maka tgl 12 Oktober 2019 sekira jam 04.15 Wib, Tim Tiger berhasil mengamankan AG yang baru saja mengambil barang berupa Shabu. Setelah dilakukan Penggeledahan ditemukan barang bukti satu buah tas yang berisikan 23 bungkus yang diduga shabu dan dilakukan penyitaan.

Untuk tersangka SP dan AM, dari informasi masyarakat pada akhir bulan September 2019 bahwa akan ada Pengiriman narkotika jenis Shabu dengan jumlah besar dari wilayah Sungai Pakning Kab. Bengkalis dengan sasaran Medan dan Palembang yang dikirim melalui Kota Pekanbaru.

Berawal dari informasi tersebut Tim Charlie segera mendalami informasi tersebut melalui serangkaian tindakan penyelidikan. Pada hari Kamis, tgl 10 Oktober 2019 sekira pukul 15.00 wib Tim mendapat informasi bahwa target menginap di Villa Baliview Blok D.5 Jl. Putri Indah Kel. Simpan tiga Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Tim langsung melakukan pemantauan dengan cara menginap di Villa Baliview yang berhadapan dengan Villa yang dihuni oleh target untuk memudahkan pemantauan terhadap target.

Pada hari Jum'at, tanggal 11 Oktober 2019 sekira pukul 00.30 wib Tim melakukan upaya paksa penggeledahan dan penangkapan terhadap target SP dan AM als. AD dan dari tangan SP ditemukan barang bukti Narkotika jenis Shabu paket kecil (berat kotor 1,6 gram), Handpone yg berisikan percakapan rencana penjemputan dan pengiriman narkotika jenis Shabu dengan jumlah 40 kilogram berdasarkan keterangan tersangka. Sementara orang yang melakukan penjemputan adalah DS (DPO) dan RO sehingga tim langsung menindak lanjuti dan melakukan upaya negosiasi agar tersangka tetap melanjutkan pengiriman narkotika itu. Sehingga akhirnya barang tersebut tetap dikirim oleh Tam (DPO) dari Sungai Pakning Kab. Bengkalis melalui Siak Sri Indrapura sampai Kec. Tualang Kab. Siak dan diserahkan kepada DE (DPO) yang menjemput barang tsb dan membawa menuju Pekanbaru dengan menggunakan mobil minibus jenis Pajero.

Rencananya akan dibagi dua untuk dikirim ke daerah Medan dan Palembang. Selanjutnya Tim memperoleh informasi dari SP bahwa mobil Pajero yang membawa barang narkotika jenis Shabu telah tiba di Kota Pekanbaru namun tidak diketahui keberadaannya, bilamana biaya pengiriman belum ditransfer oleh pemesan (TSK SG). Untuk mencari mobil Pajero tersebut Tim Charlie memperoleh informasi tentang keberadaan RO dan kemudian Tim segera melakukan penangkapan terhadap RO di Perum Pandau Permai Jl Sirotul Jannah blok A.3 Kec. Siak Hulu.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Tim bahwa DE sering berkunjung ke rumah kakak perempuannya. Pada hari Jum'at, 11 Oktober 2019 sekira pukul 12.15 wib Tim menemukan alamat rumah kakaknya DE atau rumah adik perempuan RO dan langsung melakukan pengecekan alamat rumah itu dan benar pada rumah tersebut ditemukan terparkir satu unit mobil Pajero yang didalamnya ditemukan dua buah tas besar namun DE (DPO) tidak berada ditempat, setelah dilakukan pemeriksaan dengan disaksikan Ketua RT, RO dan pemilik rumah lalu dilakukan pengecekan isi tas dan penghitungan jumlah isi tas yg berisi Narkotika jenis Shabu sebanyak 20 bungkus sehingga total isi kedua tas tersebut 40 bungkus.

Sementara untuk tersangka HS dan RA diringkus di kawasan Suka Jadi Pekanbaru. Pada hari Kamis tanggal 10 Oktober 2019 sekira jam 19.00 Wib, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Rumah Kontrakan Jl. Jatayu Kel. Tangkerang Tengah Kec. Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, diduga akan terjadi transaksi Narkotika, kemudian Tim Opsnal Polsek Sukajadi yang dipimpin oleh Kanit Res Polsek Sukajadi Iptu Abdul Halim di back up dengan Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap ke 6 tersangka yang berada didalam rumah dengan Barang bukti ditemukan didalam tas yang berada di dalam Kamar, Selanjutnya pelaku & barang bukti di amankan di Polsek Sukajadi guna proses hukum lebih lanjut.

Lanjut untuk tersangka AB diringkus di wilayah Bengkalis. Berawal informasi masyarakat bahwa akan ada orang yang membawa narkotika jenis Sabu dari Bengkalis menuju Pekanbaru melalui pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis dgn menggunakan mobil pada hari sabtu, 12 Okt 2019. Kemudian sekira pukul 21.00 wib Team opsnal Sat Narkoba Polres Bengkalis melakukan penyelidikan di sekitar pelabuhan Roro. Ditemukan 1 unit mobil yang mencurigakan. Setelah diperiksan, Team langsung mengamankan dan menangkap AB.

Kemudian dilakukan penggeledahan badan dan mobil tersangka dengan nomor polisi BM 1394 ZC Daihatsu Terios warna putih di Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis. Hasil penggeledahan ditemukan 3 tas plastik yang berisikan 28 bungkus warna kuning yang diduga berisikan narkotika jenis Shabu dan pil ekstasi. 4 bungkus besar narkotika jenis Extacy kurang lebih 15.000 butir.

Hasil interograsi terhadap tersangka diakui bahwa barang-barang itu didapat dari seseorang yang tidak dikenalnya di depan Kantor Bupati Bengkalis. Dimana orang tersebut sebelumnya menelpon tersangka, barang-barang tersebut rencananya akan dibawa ke Pekanbaru dan diberikan kepada orang juga tidak dikenalnya hingga menunggu seseorang yang akan menelpon tersangka jika telah sampai di Pekanbaru.

Dari pengungkapan ini, relah dapat menyelamatkan sebanyak 474.055 Jiwa dari ancaman narkoba. Barang haram itu sendiri langsung dimusnahkan oleh pihak kepolisian setlah dilakukan konfrensi pers.***(rul)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang