Rabu, 16 Oktober 2019 14:18

Tekan Biaya Produksi Petani, Disnakbun Rohul Kembali Bangun Jalan Produksi Pertanian di Empat Desa

Disnakbun Rohul kembali membangun jalan produksi pertanian di empat desa. Jalan ini diharapkan dapat membantu dan menekan biaya produksi petani.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Pemerintah daerah, melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali membangun jalan produksi pertanian di empat desa.

Plt Kepala Disnakbun Rohul Ir H Sri Hardono MM, melalui Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Disnakbun Rohul Samsul Kamar S.Hut, M.Si, mengatakan pembangunan empat jalan produksi pertanian ini adalah kelanjutan dari kegiatan sebelumnya, melalui APBD Rohul tahun anggaran 2019.

Sebelumnya, masih melalui APBD, jelas Samsul, Disnakbun Rohul juga telah membangun jalan produksi pertanian di enam desa, dan saat ini ada beberapa paket yang sudah selesai.

Jalan produksi pertanian yang akan dilakukan pembangunan di tahun ini, yaitu di Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara, Desa Ujung Batu Timur Kecamatan Ujung Batu, Desa Kepenuhan Hulu Kecamatan Kepenuhan Hulu, dan di Desa Marga Mulya Kecamatan Rambah Samo.

Panjang jalan produksi pertanian di tiga dibangun rata-rata sepanjang 1 kilometer. Sedangkan di Desa Kepenuhan Hulu panjang jalan dibangun yaitu 1,8 kilometer, dengan lebar rata-rata 6 meter.

Selain itu, sambung Samsul, Disnakbun Rohul juga tengah mengusulkan untuk pembangunan jalan produksi pertanian di APBD Rohul 2020 dengan panjang jalan 25 kilometer.

"Karena memang jalan produksi pertanian ini dibutuhkan masyarakat, apalagi sebagian besar masyarakat Rokan Hulu merupakan petani perkebunan," jelas Samsul kepada riauterkinicom, Rabu (16/10/2019).

Jalan produksi produksi, ungkap Samsul, upaya dari pemerintah daerah dalam mengatasi transportasi, sehingga masyarakat petani mengeluarkan hasil produksi dari kebunnya.

"Jalan produksi ini juga untuk mengurangi biaya produksi petani, mengingat harga TBS kelapa sawit belum bagus sampai saat ini, sementara pemerintah tidak bisa kendalikan harga," kata pria yang pernah menjabat Sekretaris DKPP Rohul ini.

"Diharapkan ekonomi petani naik dan lebih baik lagi ke depannya dengan adanya jalan produksi pertanian ini," tambah Samsul, dan mengatakan seperti jalan produksi pertanian di Aur Betung dan Tingkok sudah bisa dilalui truk, sehingga mengurangi biaya produksi petani.

Pembangunan jalan produksi pertanian ini dilakukan berdasarkan hasil reses dilakukan anggota DPRD Rohul, serta hasil Musrenbang kecamatan. Masyarakat menginginkan agar dibangun jalan ke areal perkebunan, dalam mengurangi biaya produksi seperti langsir hasil perkebunan ke jalan utama.

"Tapi tetap kita utamakan skala prioritas untuk pembangunan jalan produksi ini," ujar Samsul, dan mengaku Disnakbun Rohul tetap menerima proposal, dan akan diajukan ke Disbun Riau untuk bisa dibantu pembangunan jalan produksi melalui APBD Riau, seperti jalan produksi di Desa Aur Betung Kecamatan Rambah Hilir.

Selain jalan produksi pertanian, tambah alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini, Pemkab Rohul juga membangun embung untuk tampungan air. Embung juga untuk membantu petani dalam mendapatkan pasokan air.

"Di saat harga kelapa sawit rendah, pemerintah daerah tidak bisa kendalikan harga, sehingga hanya bisa mengurangi biaya produksi petani, seperti membangun jalan produksi dan embung," ungkapnya.

Melalui DAK 2019, ungkap Samsul, Pemkab melalui Disnakbun Rohul juga membangun embung yang tersebar di sepuluh desa. Pengerjaan embung berkapasitas 600 kubik air ini dilakukan swakelola, melibatkan masyarakat kelompok petani, dan realisasinya baru sekira 45 persen.

"Apalagi tanaman sawit kan membutuhkan air yang besar. Jadi embung dibangun di desa-desa yang sering kekeringan air, salah satunya seperti di Desa Rambah Muda," pungkas Samsul Kamar.***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)

Keterangan Foto:

1. Salah satu jalan produksi pertanian yang dibangun Pemkab Rohul.

2. Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Disnakbun Kabupaten Rokan Hulu, Samsul Kamar S.Hut, M.Si.




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang