Selasa, 15 Oktober 2019 15:11

BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA

Program Nasional Gerakan Nasional Non Tunai, BI Kpw Riau bersama Walikota Pekanbaru serahkan kartu Smart Madani.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Decymus bersama dengan Walikota Pekanbaru, Dinas Pendidikan, Firdaus MT, Dukcapil Kota Pekanbaru, Kepala Sekolah SMP N 4 Pekanbaru, dan Wakanwil BNI Selasa (15/10/19) menyelenggarakan acara penyerahan Kartu Smart Madani dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Dalam sambutannya Decymus menyampaikan bahwa saat ini kita semua berada di era kekinian dan berada di antara generasi millennial. Kondisi ini merupakan anugerah sekaligus tantangan di era digital ini.

Di Indonesia, tambahnya, proporsi generasi millenial berkisar 34,45 persen dari penduduk negeri ini. Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, generasi millennial merupakan generasi yang melek teknologi dan bergantung pada teknologi digital untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satunya adalah penggunaan transaksi keuangan.

"Jika beberapa tahun lalu pembayaran tunai masih menjadi pilihan utama, kini masyarakat mulai melakukan transaksi secara non-tunai dengan alasan kecepatan dan kepraktisan. Berdasarkan riset Centre for Strategic and International Studies (CSIS), sebagian besar generasi millenial memiliki akses ke perangkat elektronik yang terhubung dengan internet," terangnya.

Dari 2.384 responden di seluruh Indonesia, menurut Decymus sebanyak 54,3 persen responden mengaku menggunakan transaksi non tunai setiap harinya.

Berdasarkan hal tersebut, Bank Indonesia dari tahun 2014 mencanangkan program Gerakan Nasional Non Tunai dengan tujuan untuk meningkatkan kebiasaan masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai. Hingga akhirnya, akan terbentuk suatu komunitas masyarakat yang bertransaksi non tunai dalam kegiatan ekonominya atau yang biasa disebut dengan Less Cash Society (LCS).

" Perwujudan Less Cash Society ini penting untuk mendorong perekonomian yang lebih efisien, serta meningkatkan aspek governance dalam pengelolaan keuangan oleh masyarakat, pelaku bisnis maupun instansi pemerintah, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota," terangnya.

Decymus memberikan apresiasi pada Pemerintah Kota Pekanbaru, Kanwil BNI, dan SMP Negeri 4 Pekanbaru yang secara nyata telah mewujudkan komitmen dengan menggunakan instrumen non tunai kartu smart madani. SMP Negeri 4 Pekanbaru menurutnya dapat menjadi pelopor dan contoh bagi sekolah-sekolah lainnya untuk dapat mendorong perwujudan Less Cash Society.

"Semoga ke depannya, program digitalisasi terus berkembang di sektor lainnya, seperti digitalisasi transportasi, digitalisasi pasar hingga merambah ke berbagai aspek lainnya demi mewujudkan Pekanbaru Smart City yang berkelanjutan demi meningkatkan kemudahan dan kenyamanan masyarakat Kota Pekanbaru dalam menjalankan transaksi keuangan," pungkasnya.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang