Ahad, 13 Oktober 2019 12:10

Kian Mengkhawatirkan, Sesepuh Golkar Rohul Temui Akbar Tanjung Bahas Konflik Internal Partai

Konflik internal kian menghawatirkan. Sesepuh Golkar Rohul sampai-sampai menemui Akbar Tanjung di Jakarta mencari jalan keluar.

Riauterkini - PEKANBARU - Kondisi internal Partai Golkar Rokan Hulu (Rohul) kian mengkhawatirkan. Fakta yang tidak bisa dibantah, bahwa sekarang yang dipertontonkan kepada publik, adalah Golkar Rohul sampai sekarang belum mampu untuk mendudukan calon Pimpinan DPRD Rohul.

Saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Rohul, di sidang paripurna DPRD setempat, kursi pimpinanan jatah Partai Golkar kosong. Padahal DPP sendiri telah merekomendasikan kepada DPD l Riau dan DPD ll Rohul, nama Nono Patria Pramata sebagai Wakil Ketua DPRD Rohul.

HTML CODE Keterangan Terkait dengan situasi dan perkembangan Partai Golkar itu, sesepuh Partai Golkar Rokan Hulu dan juga Partai Golkar Riau, H Edward Idrus, telah bertemu dengan Senior Golkar, Akbar Tanjung dan mengusulkan jalan keluarnya kepada Dewan Pertimbangan Partai Golkar, tersebut, di Jakarta, Sabtu (12/10/19) malam di Jakarta.

Menurut Edward, Akbar Tanjung menyarankan bahwa kalau memang tidak mampu memimpin partai dipersilahkan saja untuk melakukan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Apalagi ada aganda penting yang membutuhkan kekuatan dan kekompakan agar, Partai berlambang pohon beringin tersebut eksis ke depannya.

Dibeberkan Edward, pemilihan legislatif tahun 2019, Partai Golkar tidak mampu untuk mengejar perolehan kursi di legislatif yang telah dijanjikan oleh Sariantoni, Ketua Golkar baru terpilih di depan Ketua DPP PG di Hotel Pengaran pada 2018 lalu, 10 kursi janji politik yang harus ditagih oleh kader kepadanya.

"Dari 14 kursi sejak tahun 2001, menjadi tinggal tujuh Kursi untuk 2019-2024. Ini menandakan ada apa di tubuh partai. Perlu evaluasi kembali kebijakan partai yang tidak solid antara kepengurusan. Baik ketua Sari Antoni, serta pengurusan dan jajarannya. Dan ada terindikasi tidak ada kekompkan dan saling mau menjatuhkan," ujar Edward Idrus.

Terkait hal itu, Edward Idrus yang juga merupakan CEO Romi Group, juga mengusulkan kepada Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, agar dilakukan secepatnya keputusan untuk posisi Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu dari Partai Golkar supaya berjalan dilegislasif, sesuai dengan yang diharapkan pemerintah.

"Karena disamping untuk perlengkapan DPRD dan legislasi pengontrol Pemkab Rokan Hulu, juga terutama lagi akan menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu 2020-2025. Kalau memang tidak selesai karena kendala internal, berkemungkinan Golkar tidak diperhitungkan oleh partai politik yang lain. Tentunya ini sangat merugikan Partai Golkar Rokan Hulu. Dan juga lima tahun kedepan, kecewanya kader-kader, simpatisan, masyarakat pendukung Partai Golkar di Rokan Hulu," ungkap Edward.

"Saya harapkan Partai Golkar ke depan jauh lebih eksis dan mencapai puncak kejayaannya kembali seperti tahun-tahun sebelumnya, yang bisa mengusung kepada daerah. Mulai dari Ramlan Zas, sampai Suparman. Berkemungkinan tahun 2024 ini Partai Golkar tidak mampu mengusung salah satu calonnya yang berasal dari kadernya sendiri," ujar Edward lagi.

Hal tersebut, beber Edward, karena antara Partai Golkar terus mengalami konflik berkepanjangan.

"Konflik berkepanjangan ini, disebabkan oleh antar pimpinan Partai Golkar atau ketua, kemampuan untuk mengkader dan sosialisasi kepada masyarakat sangat minim sekali," ujar Edward sebagi tokoh masyarakat Rokan Hulu yang terkenal itu di Riau begitu perhatian kepada perkembangan Partai Golkar

Mengenai pertemuan di Jakarta, Edward mengatakan, Akbar Tanjung menyatakan setuju dengan apa yang disampaikannya tersebut. Sesepuh Partai Golkar itu menyarankan untuk segera membuat percepatan.

Atas permintaan tokoh masyarakat yang diterimanya itu, Akbar Tanjung menyatakan dan meminta serta menyarankan kepada DPD I Partai Golkar Provinsi Riau dan juga DPP Partai Golkar di Jakarta, untuk bersama-sama memikirkan supaya semua permasalahan bisa terselesaikan.

"Supaya konflik di Rohul selesai dengan secepatnya, dan jangan ditunda lagi," kata Akbar Tanjung seperti disampaikan Edward.

Tak hanya itu, kata Edward, Akbar Tanjung saat pertemuan Sabtu malam di Jakarta itu, juga langsung menghubungi Sekjen Partai Golkar, Loedwijk F Paulus. Akbar menyampaikan mohon agar diselesaikan secepatnya.

Kepada Sekjen Partai Golkar, Akbar Tanjung sebagai Dewan Pertimbangan Partai Golkar menyarankan untuk menyelesaikan persoalan Rokan Hulu secepatnya. "Sekjen Partai Golkar pun mengamini apa yang disampaikan Akbar Tanjung tersebut," kata Edward.***(mok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang