Ahad, 17 Pebruari 2019 16:57

Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

Tiga pria ini menjadi sasaran pengeroyokan sejumlah orang tak dikenal di Jalan Sungai Duku, Pekanbaru. Akibatnya, seorang di antaranya mereka tewas.

Riauterkini-PEKANBARU-Tiga sekawan, Frengki Silalahi (38), Joshua (39) dan Maruli (31) harus bernasib nahas karena menjadi sasaran pengeroyokan sejumlah orang tak dikenal di Jalan Sei Duku, Gg Holiday, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Ahad (17/02/19) pukul 02.00 WIB dinihari.

Akibatnya, salah satu dari mereka bertiga, yakni Frengki Silalahi harus meregang nyawa karena menderita luka parah setelah dipukuli dengan menggunakan kayu. Sedangkan dua lainnya, Joshua dan Maruli juga menderita luka-luka. Namun nyawanya masih terselamatkan.

Peristiwa itu dibenarkan juga oleh Kapolsek Lima Puluh, Kompol Angga F Herlambang. Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan dua korban yang selamat, kejadian itu sendiri bermula ketika mereka bertiga sedang berkumpul di sebuah kedai di TKP. Tapi tak berapa lama kemudian, mereka tiba-tiba dihampiri oleh 20 an orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.

Tanpa basa-basi, sekelompok orang tak dikenal tersebut langsung mengeroyok mereka bertiga dan memukulinya memakai kayu. Karena kalah jumlah, ketiganya pun tak sanggup melawan. Seorang diantaranya, Frengki, bahkan sempat mencoba berlari dari para pelaku namun tubuhnya tiba-tiba roboh dan akhirnya harus menemui ajal karena luka yang cukup parah. Sementara para pelaku langsung tancap gas meninggalkan TKP setelah puas mengeroyok ketiga korban.

"Korban meninggal dunia satu orang yaitu Frengki. Dua orang lagi selamat, Maruli dan Joshua selamat. Pelaku diperkirakan berjumlah 20 orang," ujarnya kepada riauterkini.com.

Mantan Kapolsek Senapelan ini menuturkan, dugaan sementara pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya satu orang tersebut dipicu karena masalah perempuan. Hanya saja seperti apa detailnya, Angga belum mau menjelaskannya karena pihaknya masih mendalami penyelidikan.

"Kita masih dalami penyelidikan," singkatnya.*(gas)

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang