Riauterkini-BENGKALIS- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis terus mempersiapkan pembukaan pelayanan jantung sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Pelayanan khusus penyakit jantung tersebut ditargetkan mulai beroperasi paling cepat tahun 2027 mendatang.
Saat ini, sejumlah persiapan mulai dilakukan, mulai dari pembangunan fasilitas fisik, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), hingga pemenuhan peralatan medis khusus.
Direktur RSUD Bengkalis melalui Kepala Bidang Pelayanan, Ners. Tino Suhendro mengatakan, fasilitas fisik untuk pelayanan jantung telah dibangun menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan.
"Untuk fasilitas fisik khusus jantung, bangunannya sudah ada dari dana DAK kementerian. Seiring dengan itu, kita juga sudah mengirim SDM untuk meningkatkan kompetensi pelayanan jantung," ujarnya, Rabu (4/11/26).
Menurut Tino, peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi salah satu prioritas agar pelayanan jantung nantinya dapat berjalan optimal. Dokter spesialis jantung telah mendapatkan pembiayaan pendidikan dari kementerian, termasuk mengikuti peningkatan kompetensi hingga ke China.
Selain dokter spesialis, RSUD Bengkalis juga mempersiapkan tenaga perawat khusus jantung dan radiografer. Saat ini, sejumlah tenaga perawat sedang menjalani pelatihan selama tiga bulan yang ditargetkan tuntas pada Desember mendatang.
"Selain dokter, perawat khusus jantung juga kita tingkatkan kompetensinya. Mereka sedang mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Begitu juga radiografer, sehingga ketika pelayanan dibuka, SDM kita sudah lebih siap," jelasnya.
Tidak hanya SDM, persiapan juga mencakup pemetaan dan distribusi alat kesehatan khusus jantung. Pihak rumah sakit berharap proses tersebut dapat segera dituntaskan sehingga pelatihan penggunaan peralatan medis bisa dilaksanakan bulan depan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pelayanan jantung di RSUD Bengkalis nantinya diharapkan mampu menangani kebutuhan pasien dengan gangguan kardiovaskular, termasuk tindakan pemasangan ring atau stent jantung.
Namun, sebelum resmi beroperasi, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus diselesaikan, termasuk proses administrasi dan kerja sama pelayanan dengan BPJS Kesehatan.
"Untuk operasional pelayanan jantung, kemungkinan paling cepat tahun depan karena masih ada proses yang harus kita selesaikan, termasuk dengan BPJS," ungkap Tino.
Selain mempersiapkan layanan jantung, RSUD Bengkalis juga memiliki rencana pengembangan pelayanan penanganan penyakit kanker, salah satunya melalui penyediaan tempat khusus untuk peracikan obat-obatan kemoterapi.***(dik)