Riauterkini-BAGANSINEMBAH-Sebanyak 57 personel gabungan TNI-Polri menggelar razia di sejumlah lokasi rawan narkoba di wilayah Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (16/10/2026) sore. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang warga berinisial LK (34) yang hasil tes urinenya dinyatakan positif mengandung zat narkotika.
Operasi gabungan ini melibatkan Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir, Polsek Bagan Sinembah, Kodim 0321, Koramil 03 Bagan Sinembah, serta Pos Polisi Militer (POM) TNI Bagan Sinembah. Sasaran razia meliputi Jalan Pierre Tandean dan Jalan RA Kartini, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hilir AKP Ronni T.M. Sitinjak, S.E., M.H., bersama Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan orang, serta menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi narkoba serta berani melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Dari hasil operasi tersebut, seorang warga berinisial LK (34) diamankan setelah menjalani pemeriksaan urine yang menunjukkan hasil positif mengandung methamphetamine, amphetamine, dan THC.
Meski demikian, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika saat melakukan penggeledahan. Terhadap LK, saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Ronni T.M. Sitinjak, didampingi Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Wiatma Jonimandala dan Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Anton, S.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan ketegasan aparat serta dukungan aktif masyarakat.
“Pemberantasan narkoba membutuhkan ketegasan dan kebersamaan. Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ harus diwujudkan melalui sinergi TNI, Polri, dan warga dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, hasil operasi tersebut menjadi pengingat bahwa upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk saling mengawasi dan melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Razia seperti ini akan terus kami lakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya di seluruh wilayah Rokan Hilir,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba kepada pihak berwenang.
“Tidak ada kompromi dengan narkoba. Jika warga melihat hal mencurigakan, jangan ragu untuk segera menghubungi kami. Bersama-sama kita jaga lingkungan agar tetap aman dan bersih dari narkoba,” tambahnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan warga setempat. Junaidi mengapresiasi langkah aparat gabungan yang turun langsung melakukan razia di lingkungan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian aparat. Selama ini kami merasa ada yang harus dilakukan, tetapi terkadang takut melapor. Dengan adanya razia seperti ini, kami merasa lebih aman dan percaya diri untuk ikut menjaga lingkungan. Semoga kegiatan ini terus berjalan demi masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.
Senada dengan itu, warga lainnya, Marni, berharap kegiatan pemberantasan narkoba terus dilakukan secara rutin agar masyarakat terbebas dari ancaman barang terlarang tersebut.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Semoga narkoba benar-benar hilang dari lingkungan kami. Kalau ada hal yang mencurigakan, sekarang kami tahu harus melapor kepada siapa. Kehadiran polisi di tengah masyarakat membuat kami merasa lebih aman,” tuturnya.
Secara keseluruhan, operasi gabungan berlangsung lancar dengan situasi yang tetap aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini, aparat berharap sinergi TNI-Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mencegah penyalahgunaan serta memberantas peredaran narkoba di wilayah Rokan Hilir.***(Bud)