Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Demo Jalan Lintas Bono Rusak Parah, Pemprov Riau Tawarkan Solusi Cepat Semenisasi

Riauterkini - PEKANBARU - Kerusakan parah Jalan Lintas Bono yang menghubungkan sejumlah desa di Kabupaten Pelalawan kembali menjadi sorotan. Kondisi jalan yang berlumpur dan menyerupai kubangan dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil perkebunan dan mobilitas anak sekolah.

Persoalan tersebut mendorong Aliansi Pemuda Desa Kubangan menggelar aksi unjuk rasa di gerbang Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (10/8/26).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera melakukan perbaikan terhadap ruas Jalan Lintas Bono, khususnya sejumlah titik yang mengalami kerusakan berat.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Muhammad Ali, meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau tidak sekadar memberikan perhatian, tetapi memastikan penanganan jalan dilakukan secara konkret.

"Khususnya untuk penimbunan Jalan Poros Lintas Bono, Desa Segamai, Desa Gambut Mutiara, Desa Labuhan Bilik, Desa Sungai Emas dan Desa Sukoi dimohonkan agar dapat dilaksanakan dengan segera," tegas Muhammad Ali dalam orasinya.

Massa juga membawa sejumlah spanduk berisi kritik terhadap kondisi infrastruktur jalan. Mereka menilai kerusakan jalan telah menyulitkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain menghambat mobilitas warga, kondisi jalan yang rusak dan berlumpur juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Hasil perkebunan, terutama kelapa sawit, menjadi sulit diangkut keluar dari desa. Anak-anak sekolah juga ikut terdampak karena harus melewati akses jalan yang kondisinya tidak layak.

Menanggapi tuntutan massa, Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi, tegaskan Pemprov Riau telah melakukan pembangunan pada lebih dari 10 kilometer ruas Jalan Lintas Bono.

"Terkait Jalan Lintas Bono, Pemprov Riau sudah mengerjakan lebih dari 10 kilometer, sudah dibangun," ujar Zulfahmi.

Menurutnya, penanganan Jalan Lintas Bono dilakukan secara bertahap. Sebagian ruas bahkan telah mendapatkan pengaspalan menggunakan dana alokasi khusus (DAK). Saat ini, pemerintah memprioritaskan penyelesaian pengaspalan sekaligus pemeliharaan terhadap ruas jalan yang telah dikerjakan.

Namun, sejumlah titik dengan tingkat kerusakan berat masih menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya ruas Sebekek hingga Desa Segamai yang kondisinya dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Dorong Solusi Cepat

Dalam aksi tersebut, massa juga menyoroti kebijakan Pemkab Pelalawan yang dinilai lebih memprioritaskan pembangunan proyek-proyek yang disebut sebagai proyek mercusuar, salah satunya pembangunan Tugu Bono.

Menurut pendemo, proyek tersebut menelan anggaran puluhan miliar rupiah. Mereka berharap dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang berada di kawasan Pelalawan dapat diarahkan untuk membantu perbaikan infrastruktur jalan masyarakat.

Namun, Zulfahmi enggan menanggapi persoalan tersebut karena menurutnya hal itu bukan merupakan kewenangan Pemprov Riau.

"Kita fokus pada penanganan jalannya," kata Zulfahmi.

Ia menegaskan, perbaikan Jalan Lintas Bono merupakan komitmen jangka panjang pemerintah. Namun, dalam waktu dekat, pemerintah tetap berupaya memastikan jalan dapat kembali fungsional sehingga aktivitas masyarakat tidak terhambat.

Menurutnya, penanganan jalan tidak bisa dilakukan secara sporadis. Perbaikan akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari membuat akses jalan kembali fungsional hingga peningkatan kualitas melalui pengaspalan.

"Yang paling penting dalam waktu dekat jalan bisa fungsional. Kemudian secara bertahap kita tingkatkan sampai pengaspalan," jelasnya.

Sebagai langkah cepat, Pemprov Riau berencana memanggil Pemkab Pelalawan dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan Jalan Lintas Bono.

Direncanakan dari pertemuan itu akan membahas kemungkinan pemanfaatan dana CSR perusahaan untuk membantu menangani kondisi jalan yang saat ini dikeluhkan masyarakat.

Zulfahmi menilai, semenisasi dapat menjadi salah satu solusi jangka pendek yang lebih memungkinkan dibandingkan harus menunggu seluruh proses peningkatan jalan hingga pengaspalan selesai.

"Untuk solusi cepat, kita akan panggil Pemkab Pelalawan dan perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Kita akan dorong agar CSR bisa digunakan untuk membantu semenisasi," ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menjaga akses masyarakat tetap terbuka sembari menunggu penanganan permanen oleh pemerintah.

Pemprov Riau, kata Zulfahmi, tetap berkomitmen meningkatkan kualitas Jalan Lintas Bono hingga memenuhi standar yang lebih baik. Infrastruktur tersebut dinilai penting karena menjadi akses penghubung antardesa sekaligus jalur utama masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Dengan demikian, perbaikan jalan diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan mobilitas warga, tetapi juga memperlancar distribusi hasil perkebunan dan aktivitas pendidikan masyarakat di kawasan tersebut. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

RAPP Raih Industry Marketing Champion 2026, Perkuat Langkah Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan


Jumat, 07 Agustus 2026

Kunjungi Umri, Menteri Besar Perlis Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah


Jumat, 07 Agustus 2026

Program Bupati Ade, Pemkab Inhu Bantu Seragam Sekolah Siswa SD dan SMP Negeri


Jumat, 07 Agustus 2026

Pengabdian Berbuah Umrah, Guru Teladan dan Kades Apresiasi Program CSR BRK Syariah


Jumat, 07 Agustus 2026

Ratusan Warga Rupat Cek Kesehatan Gratis Partai Demokrat Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

RSUD Siak Tegaskan Dokter PPDS Tak Menerima Gaji dan Tunjangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Hilang 36 Jam, Bocah Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tewas


Jumat, 07 Agustus 2026

Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga


Jumat, 07 Agustus 2026

Perum Bulog Tembilahan Bersama TNI-Polri dan Dinas Terkait Periksa Kualitas Beras Penyaluran Bantuan Pangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh, Bupati Pelalawan Tekankan Kepastian Hukum


Jumat, 07 Agustus 2026

Puluhan Paket Perusak Saraf Disita, Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Air Jamban Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

Korupsi Dana PI PT SPRH Rohil Kembali Bertambah. 9 Ditetapkan Tersangka Baru


Jumat, 07 Agustus 2026

PalmCo: Kemitraan Petani Kunci Kemandirian Pangan dan Energi


Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap